Manusiawi kah?

asd

FIKSI / ‘Bagaimana jika kami -Perempuan melakukan hal ini? Manusiawi kah? Masihkah kalian menyayangi kami?’


#1

“Mau tahu seberapa berartinya kamu buat aku?” tanya si perempuan membuat si Lelaki menatapnya penasaran.

“Katakan,” jawabnya tidak sabar.

“Kamu itu…” si Perempuan menatap lelaki di depannya. “Kaya matahari buat aku,” kemudian beralih menunjuk matahari yang bersinar sangat terik diluar sana.

Si lelaki terbatuk kaget mendengar penuturan tidak terduga dari kekasihnya itu. “HAhahahah kamu ada – ada aja,”

“Serius! Kamu itu matahari buat aku,”

Lelaki itu berhenti, menatap perempuannya dalam.

“Sinar matahari memberi kehidupan buat semua mahluk di dunia, bahkan benda di langit. Matahari juga pusat dari tatasurya,” perempuan tersenyum. “Berarti banget kan, tapi….”

“Tapi?” tanya si lelaki sambil tersenyum, dia penasaran.

“Tapi tolong jangan terlalu dekat. Matahari bisa melahap habis apapun yang ada di dekat mereka, benda langit sekalipun hangus terbakar karena matahari, apalagi aku.”

Hening.

.

 

#2

“Kenapa kamu suka Film Thriler?”

“Karena meneggangkan,”

“Jadi kalau ga meneggangkan, kamu ga akan suka?”

Lelaki itu mengangguk.

“Kenapa suka Novel Sherlock Holmes?”

“Karena kepintaran lelaki dengan cerutu itu,”

“Kalau dia ga pinter dan ga ngerokok lewat cerutu kamu masih suka?”

“Masalah rokok itu ga ngaruh sih, tapi apa jadinya kalo detektif ga pinter?”

Perempuan itu yang mengangguk.

“Kenapa kamu suka kopi?”

“Ngilangin ngantuk, rasa paitnya juga bisa ngasih semangat,”

“Tentu ga akan bisa di ganti sama minuman lainnya kan?”

“Ga akan,”

Merek berdua tertawa kecil bersama. Yang lelaki sambil membelai lembut kepala si perempuan dan si Perempuan tetap diam sambil bergumul dengan fikirannya.

“Terus… kenapa kamu suka sama aku?”

Lelaki itu tidak menjawab, hanya suara tawa yang terdengar.

“Karena aku cantik?” si perempuan bertanya dengan semburat merah.

Si Lelaki menggeleng. “Kata siapa kamu cantik. Aku cinta kamu karena kamu perhatian, terus kamu juga sayang sama Ibuku,”

Perempuan itu mengangguk, kemudian di hirupnya udara banyak – banyak.

“Terus, kalo aku ga lagi perhatian sama kamu juga ga akan sayang lagi sama Ibumu, apa kamu tetep cinta sama aku?”

Hening.

.

10 thoughts on “Manusiawi kah?

  1. BHAHAHAHA😄
    Aku ketawa gajelas ini kak pas baca fiksi pertama😄
    Yaampun, seharusnya aku siapan ke sekolah buat tempur lagi sama kertas soal ujian tapi apadaya kalo ternyata tulisanmu lebih menarik dibaca ketimbang aku siapan hehehe😄 ((ini curhat bentar gapapalah))
    Sukaaaaaa banget kak haha, itu kapok cowonya wkwk. Manusiawi kok, manusiawi banget malah, nanti kucoba ngomong gitu deh suatu saat hahahahaa😄

    btw, kak, aku patut berbangga diri ga sih, kan aku first nih ehehehe😄

  2. ini benar-benar manusiawi kok, kak.
    ]
    boleh diterapin ‘kan kak??

    bagian pertamanya sama Baekhyun,
    terus,
    bagian keduanya sama Kyungsoo.
    kekeke..

  3. Bangkelah. Uahahaha yang analogi ke dua, aku pernah nanya itu sama Mr. U “kenapa suka aku?”
    Dan dia menjawab, “suka itu gak perlu alasan buat menjelaskannya. Jika ada alasannya, maka suatu hari nanti kalau alasan itu hilang, maka rasa suka itu juga hilang” :v jadi bernostalgila. Hahahaha

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s