Fall –10 years Later

Untitled-1

Fall –10 years Later | by Apreelkwon
Kai | Romance | T | Drabble

Summary : Karena semua jatuh itu menyakitkan.


Kehidupan ini berjalan dengan banyak rasa dan cerita. Bahagia, kepedihan, kesakitan, kehancuran yang memberikan kesan masing – masing pada yang menerimanya. Salah satu dari penyebab kesakitan adalah jatuh.

Terjatuh.

Kau gagal menempuh hidupmu, terjatuh. Kau gagal mengejar cintamu, terjatuh. Kau gagal mendapatkan citamu, terjatuh. Setiap rasa dari terjatuh memberikanmu satu kesakitan, penderitaan atau bahkan sampai pada kehancuran.

Pada dasarnya, terjatuh satu langkah kau menuju menjadi pesakitan. Semua orang tidak ingin terjatuh.

Lalu kemudian Jongin terjatuh. Dia terjatuh pada lembah tanpa ujung, lembah yang memberikannya fantasi berlebih setiap harinya, memberinya mimpi tanpa batas setiap malamnya. Fantasi tanpa batas, mimpi manis tak berujung. Jongin menikmati sensasi dari terjatuhnya ini.

Jongin terjatuh, jatuh cinta pada sosok Jung Soojung.

Kemudian dia mematahkan mantra paten tentang kenyataan bahwa jatuh akan membuatmu tersiksa. Kenyataan Jongin jatuh cinta pada Soojung membuatnya bahagia, memberikan rasa yang berbeda.

Ketika dia memulai harinya kemudian sosok Soojung melintasi kedua matanya, satu debaran membangkitkan senyumnya. Ketika keberuntungan menghinggapinya mendengar Soojung tertawa begitu nyaring, demi cupid yang menurut Jongin ada di atas sana, suara tawa Soojung bagai permen kapas ditelinganya. Lalu berbeda lagi ketika senyum Soojung mendarat untuknya, untuk Jongin.

Saat itulah Jongin berteriak pada hatinya, dia jatuh untuk Soojung. Mulai menikmati harinya dengan semua hal tentang Soojung. Suara tawa yang merdu dan candu dari senyum yang manis bagaikan puding mangga.

Jongin lelaki, dan dia adalah pemberani. Dengan tekad yang sudah dia kumpulkan, dia berencana meneruskan jatuh ini pada fantasi lebih hebat. Dia ingin Soojung tahu akan fantasinya. Maka hari itu, ketika matahari tersenyum begitu manis, angin berhembus begitu lembut, Jongin melangkah penuh percaya diri menuju tempat dimana Soojung selalu terlihat disana.

“Aku mencintaimu,” mungkin mendeklarasikan kata itu tidak terlalu sulit. Maka ketika sosok Soojung sudah ada dalam jarak pandangnya, segera dia hampiri.

“Soojung-ah, maafkan aku tapi selama ini aku mencintaimu,”

Soojung tersenyum –lagi terlihat begitu manis. Dia menyingkapkan anak rambutnya yang menjutai menghalangi pandangannya, sebelum menjawab pertanyaan Jongin dia mengubah posisinya sehingga bisa sejajar dengan bocah 10 tahun yang merupakan tetangganya ini.

Masih sambil tersenyum, Soojung membelai rambut Jongin pelan. “Aku juga mencintaimu Jongin-ah, karena kau adik tetangga yang ku sayangi,” lanjut Soojung masih sambil membelai rambutnya. Kali ini berpindah menjawil pipi lucu Jongin, “Kau masih kecil, baru 10 tahun. Kembalilah 10 tahun lagi baru akan Noona pertimbangkan.”

Setelah selesai dengan kalimatnya Soojung bangkit kemudian melambaikan tangan selamat tinggal pada Jongin. Lelaki lain terlihat mengamit lengan Soojung dan mengajaknya pergi.

Jongin terdiam menyaksikan pemandangan itu. Soojung bilang dia mencintainya, tapi kenapa dia bersama lelaki lain. Oh, Jongin lupa barusan Soojung bilang padanya untuk kembali 10 tahun lagi. Fantasinya selesai, padahal percaya atau tidak fantasi anak 10 tahun lebih dahsyat dibandingkan dia yang 10 tahun lebih tua dari Jongin.

“Soojung menolaku?” tanya Jongin.

Satu tangan kecil menepuk pundak Jongin tiga kali memberinya semangat. “Soojung tidak menolakmu Jongin, dia bilang padamu datang lah lagi padanya 10 tahun lagi,” jawab satu suara kecil dari samping Jongin.

“Kenapa tidak sekarang saja Seulgi?” tanya Jongin lagi pada sahabat kecil disampingnya.

Seulgi menggeleng. Mereka berdua masih menyaksikan sosok anggun Soojung bersama sosok gagah lelaki disampingnya berlalu. “Mungkin karena sekarang kau hanya anak SD culun, dan Soojung sekarang memiliki lelaki tampan disampingnya,”

“Menyedihkan,”

“Tenang Jongin, aku yakin 10 tahun lagi kau akan lebih tampan dari lelaki itu,” Seulgi mencoba membersarkan hati Jongin. “Tenanglah, aku akan menemanimu selama 10 tahun ini,”

Jongin mengangguk, meski sekarang dia mulai merasakan matanya memanas. “Ternyata jatuh cinta itu sakit Seulgi,”

“Sudah aku bilang, jangan gunakan kata ‘jatuh’ didepannya, karena dimana – dimana jatuh itu menyakitkan. Coba kau gunakan kata ‘menyukai’ ‘aku menyukai Soojung’ hah, sudahlah ayo kita pulang. Aku yakin ibu kita sudah khawatir,”

Jongin masih berdiri menatap jejak Soojung menghilang. Dia enggan beranjak dari sana, tapi dengan segera tangan Seulgi menarik tas gendong besar bergambar Iron Man yang melekat mesra di punggunya.

“Aku harap ketika besok membuka mata itu sudah 10 tahun kemudian,”

“Semoga,”

.

.

Kkeut.

23 thoughts on “Fall –10 years Later

  1. hahaha another cutie-pie story. i don’t think it’s jongin, i remember a little boy named asher kim,he is really look like jongin.

  2. Omo,,, daebak.

    Jongin ternyata masih SD, masih unyu2
    keeeke

    Keren Kak!! btw,,, siapa cowok yg bersama Soojung? oh malang skali Uri Jongin.

  3. Jatuh itu sakit. Jatuh cinta juga sakit.😦 . /apalah aku ini ?
    Hey hey .. Jwabn soojung ngena banget. Udah di terbangin ke langit, di hempas gtu aja.😀 haha. Puk puk Jongin, 10 tahun ke depan mungkin soojung y udah nikah . /lah ?😀 . Seperti biasa kak, Keren (y) !

  4. haha ceritanya simple tp berbobot.. suka banget sama tulisan” author.. gaya bahasanya keren.
    authorr aku fans baru mu.. hehe

  5. berasa di troll–
    udah ngarep kaistal dan akhirnya happy ending.
    tapi gatau kenapa ending yang sedih-sedih gitu cocok sama kaistal dari pada yang happy :’v

  6. Ini beneran, ekspektasiku terlalu tinggi rupanya. Awalnya aku bayangin Jongin itu anak kuliahan yang cool dan yesh pemberani/? tapi begitu tahu arti dari ’10 tahun lagi’ HAHAHA😄
    Ternyata Jongin hanya bocah ingusan yang suka sama nuna-nuna. Iya udah, mending sekolah dulu yang bener dek, ntar kalo soojung udah jadi tante-tante baru dilamar ulang😄
    Mana tas iron man itu bikin aku ketawa gila ahh. Seull, kamu juga lucu banget. Bayangin dua anak SD yang lucu-lucu gitu yahh >.<
    This seriously make my day~~

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s