Un-Spoken

2

UN-SPOKEN | by Apreelkwon
Suho| Romance – Hurt| T | Drabble

Summary : Kalimat itu akan membahagiakan Suho, sungguh. Tapi dia tidak bisa mengucapkannya.


“But some day, I want to put my heart into it
And tell you this long-time story as I hold your hand” – Shinee ‘Aside

Perempuan adalah kelemahan bagi lelaki. Ketika mereka tersenyum lelaki akan mati lemas, kemudian ketika mereka meneteskan air mata sungguh apapun akan mereka lakukan asal butiran kristal itu kering dan senyum mereka kembali merekah. Percayalah, lelaki tersakiti tanpa sadar ketika perempuan yang dia cintai menangis dihadapannya.

Dan ketika perempuan yang amat dia cintai –sejak lama itu menelfonnya, meminta untuk bertemu dan sekarang tengah menangis tersedu dalam pelukannya, tidak banyak yang bisa Suho lakukan. Hanya rangkulan dan usaha menenangkan dengan membelai rambutnya pelan. Suho tidak tahu apa yang terjadi pada perempuan terkasihnya ini. Dia hanya bilang ‘Bisa kita bertemu?’ kemudian tepat ketika Suho tiba ditempatnya, perempuan itu dengan segera berlari kedalam pelukan Suho lalu menangis seperti sekarang.

Sekitar sepulu menit, sudah sepuluh menit Suho disini dan selama itu pula si perempuan hanya menangis tanpa mengatakan apa – apa. Meski Suho sudah berkali – kali melontarkan kalimat tanyanya, ‘Ada apa?’ ’Ceritakan padaku, jangan hanya menangis seperti ini?’ ‘Apa sesuatu yang buruk terjadi?’ ‘Orang tuamu sakit? Sesuatu yang buruk dengan pekerjaan? Katakanlah sesuatu,’ rentetan kalimat yang hanya dijawab gelengan kecil dari si perempuan.

Baiklah Suho tidak bisa memaksa, mungkin dia masih ingin meluapkan rasa sakitnya –mungkin, dan akan bercerita nanti. Tapi sungguh, Suho tidak sanggup melihatnya menangis tersedu seperti ini. Berhentilah…

Sesuatu harus dia lakukan sekarang. Hanya dengan memeluknya, mendengarkannya menangis atau membelai rambutnya, tidak bisa menghilangkan getir dihatinya. Dia harus melakukan sesuatu agar perempuan ini berhenti menangis.

Kemudian terbersit dalam benak Suho, bagaimana kalau sekarang dia mengakui tentang perasaannya selama ini? Mungkin dengan tahu bahwa ada seseorang yang mencintainya sejak lama, perempuan tercintanya ini akan berhenti bersedih dengan kenyataan seseorang akan selalu disisinya. Ya, Suho akan selalu disisinya.

Masih sambil membelai rambunya, Suho menyiapkan kalimatnya, “Seji-ya-

Suho baru merapalkan namanya, dia belum menyelesaikan kalimat pengakuannya tapi perempuan –yang bernama Seji itu melepas pelukan Suho, menantapnya dengan mata yang masih sembab, kemudian menunjukan jari tangan kanannya tepat didepan wajah Suho. Suho hanya bisa berkedip dengan gerakan tiba – tiba Seji ini, dan tidak mengerti maksudnya. Apa Seji menyuruh Suho untuk diam? Apa Seji tidak ingin Suho melihat wajahnya yang kacau? Atau mungkin permasalahnnya terletak pada Jari – Jari tangan itu?

“Jinki Oppa, melamarku!” ucap Seji dengan air mata yang kembali mengalir. “Jinki Oppa, Suho. Lelaki yang sudah aku cintai sejak lama,” lagi dengan suara bergetar.

Seji membalik telapak tangannya, kemudian Suho tersenyum. Disana bertengger cincin dengan hiasan batu berwarna biru. Ah, jadi ini yang membuat Seji menangis? Pria yang dia cintai sejak lama akhirnya menyadari cintanya dan memutuskan untuk menjadikan Seji sebagai pendamping hidupnya.

“Jinki yang sering kau ceritakan itu?”

Seji hanya mengangguk, terlalu sulit untuk menjawab karena tangisnya.

“Tidak heran kau menangis histeris seperti ini, cinta yang sejak lama kau impikan menjadi terkabul. Selamat… Kwon Seji-” Suho meraih Seji kembali dalam pelukannya “-Sahabatku.”

Baru beberapa detik yang lalu, Suho merasa perempuan ini akan menjadi miliknya tapi detik berjalan semua menjauh begitu saja. Suho bahkan belum mengucapkan kalimatnya, tapi Seji sudah berjalan menjauh darinya.

“Berbahagialah Kwon Seji,” ucap Suho lagi yang dijawab anggukan bahagia Seji.

.

.

-Kkeut.

47 thoughts on “Un-Spoken

  1. Hi kak ☺
    Bgs kak ff nya 👍
    tapi ini mas suho kenapa miris sekali??? Syukur belum sempat diungkapin, kalo udah terlanjur gimana? Kan makin miris jadinya 😢
    Sama aku aja ya mas(?), aku dgn senang hati bakalan nerima kok hahahhah 😍😍😍

  2. aku pikir nangis karena apa. ternyata dia malah nyakitin Suho.
    puk puk puk, Suho yang sabar, masih ada aku kok. EH?
    hehe.
    NICE (Y)
    cerita yg sedih lagi -_-


  3. kaka tau ngk sih kaka tu nyebelinn…uda beberapa hari ini ak buka Lumi trs tp ngk ada post baru…rasanya gregeten…
    cuma luapan…kkk
    ini cerita kok sakitnya disini bgt sih…haduh suho gimana kalo jinki lo suap aja pake ayam, nanti seji pasti bakal dikasi ke kmu…

  4. Oke kak, ku tak mau galau sendirian gegara baca fic ini ;;-;;
    Nyeseque nyeseqqqq ;;-;;
    Tegar amat si guardian angel ini huks ;;-;;
    Aku suka kata katamu kak, bikin gambaran susasanya makin jelas 👌😄

    Ku mau terbang lagi kak apreel, mengitari blogmu yang banyak bunga bunga beraroma byun baekhyun ini /gggg 😂😂😂

  5. ihiiiirrr……
    abank SuHo galon kuadrat. ama mbak Erika Sawajiri aja, pasti lebih bohay ketimbang SeJi yang cuma OCnya mbak April. wokokokokoko
    kasihan mbak si Suho, duitnya kurang banyak buat mikat cewek.

  6. SUHO GALAU!! SUHO GALAU!! AWAS!! NANTI KEBANJIRAN!! *tolong abaikan
    Ah kak Ika, Suhonya gimana ituuuu
    baper gue baper 😞😞😞

  7. Its so hurt..
    Apreel ini menohok (?) banget,feelnya itu lho..hiks-hiks
    Jantung aku mencelos(?) gitu aja pas tau seji dilamar sedangkan dia dari tadi minta dipeluk sambil sesegukan gitu,Memang y wanita adalah mahluk yg sangat sulit ditebak isi hatinya apalagi dipahami..huh,kejam.
    *padahal aku jg wanita*

    Sabar ya Junmyeon oppa,
    *pukpukin junmyeon**hug**dibawain golok ama chanyeol**kabur*
    Kamu memang ga perlu diraguin lagii,you ma favourite fic writer!!!! forever!!

    /selamat brpuasa apreel/

    • Selamat berpuasa juga jane,
      huhuhu, wanita memang paling sulit dimengerti, marah nangis, sedih nangis, bahagia nangis, kesepian nangis, bahkan denger lagu aja nangis, makanya Joonmyeon salah persepsi,

      duh thankss buat pujian terakhirnya,
      apreciated so much ^^ {}

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s