ALS side story : He Doesn’t Like It

Fanfic / OneShoot / side story / Romance / General / BaekHyun – Jieun

Summary : Jieun mengharapkan pujian, tapi ternyata…

read ALS complete chapter here

.

.

Tidak banyak yang berubah pasca Baekhyun mendeklarasikan cintanya secara umum kepada Jieun. Dimata gadis yang sekarang berubah menjadi lebih ceria ini, Baekhyun tetaplah sosok yang mudah membangun suasana bersama teman – temannya tapi masih saja bersikap canggung jika didepan Jieun. Meski sudah bisa dibilang sangat sering Baekhyun melakukan hal – hal romantis untuk Jieun, tapi semua masih terasa asing bagi mereka.

Aktivitas mereka pasca resmi berpacaran juga masih tetap sama. Berangkat sekolah bersama, makan siang bersama, kadang mampir dikedai ice cream jika pulang sekolah masih siang, pulang bersama kemudian malam hari sebelum tidur mereka akan saling bertukar pesan manis. Memang masih terlampau biasa – biasa saja, tapi Jieun dan Baekhyun menikmatinya.

Sampai pada satu siang ketika mereka makan siang bersama, Baekhyun mengeluarkan ajakan kencan yang membuat Jieun bahagia.

“Acaranya malam minggu, jadi semacam pesta makanan juga ada festival kembang api dan lampion. Luhan Hyeong yang menjadi panitia disana memberikanku dua tiket gratis, kau mau datang bersamaku cantik?” Baekhyun tersenyum begitu manis, wajahnya bersemu merah entah karena siang itu sangat panas atau mungkin Baekhyun malu dengan kalimatnya barusan.

Jieun tergelak mendengar kalimat terakhir Baekhyun. “Kau masih canggung bukan mengatakan hal semacam itu?”

Hahahha, semuanya butuh proses Ji,” sanggah Baekhyun.

“Aku tahu dan aku mengerti,” Jieun menggantung kalimatnya kemudian perlahan dia menatap Baekhyun lembut, “Sayang,” sekarang Jieun yang bersemu sangat merah. Ya, jangan berharap banyak dari mereka, mereka hanyalah sepasang murid SMA yang tengah mabuk cinta dan canggung disaat bersamaan.

“Jadi kau mau datang?” lanjut Baekhyun sambil menunjukan dua tiket berwarna hitam dengan aksen kembang api dan lampion pada bagian tengahnya.

Jieun menggeser posisi duduknya lebih dekat dengan Baekhyun kemudian mengambil tiket dari tangan Baekhyun. “Acaranya mulai jam 7. Oke,” jawab Jieun setuju. “Jadi, tuan Byun. Apa ini termasuk kencan?” tanya Jieun sambil tersenyum.

Baekhyun memasang ekspresi wajah paling manis kemudian mendekatkan wajahnya pada Jieun sambil berbisik. “Kalau bukan kencan, apalagi?”

“Tuan Byun peringatan, aku hitung sampai tiga kau mundur atau aku akan me-”

Jieun belum selesai dengan kalimat ancamannya ketika Baekhyun menggeser tubuhnya lebih dekat kemudian tanpa meminta persetujuan menjatuhkan bibirnya pada milik Jieun. Satu detik, dua detik, tiga detik, mereka bertahan dengan posisi itu. Jieun bisa merasakan jantungnya mulai meledak, dengan segera mendorong tubuh Baekhyun menjauh tapi jarak mereka masih terbilang dekat, Jieun bahkan masih bisa merasakan hembusan nafas Baekhyun tepat didepan wajahnya. Meski canggung, tapi Baekhyun selalu berhasil membuat Jieun mati gaya. Termasuk kali ini.

“Kau nampak terkejut Ji,” ucap Baekhyun pelan sambil mengerlingkan matanya.

“Kau selalu mencuri start dari ideku, Baek,” ucap Jieun sambil tersipu malu.

.

.

Jieun menceritakan tentang ajakan kencan Baekhyun dimalam minggu nanti pada Jiyeon. Kemudian disinilah Jieun sekarang, setelah dipaksa Jiyeon untuk membeli perlengkapan kencan. Jiyeon memang handal dengan masalah seperti ini, maka dari itu Jieun meminta bantuan darinya agar kencan nanti berjalan lancar.

“Pakai sesuatu yang manis untuk memberikan kesan kau mempersiapkan segalanya nanti,” ucap Jiyeon sambil memilih beberapa baju yang terpajang didepan etalase toko berwarna baby blue itu.

“Semua bajuku bisa dikategorikan manis Jiyeon, kau tahu sendiri,”

“Bukan manis hanya sekedar cute, tapi lebih cantik,”

“Aku tidak mengerti,” jawab Jieun.

“Maka dari itu kau diam saja biar aku yang memilihkan semuanya untukmu.”

Semua benda ini datang dari ide Jiyeon. Menghabiskan waktu hampir 5 jam mengelilingi mall, Jiyeon berhasil membobol banyak uang bulanan Jieun. Yang dia beli, baju, sepatu, ikat rambut alat make up, Jieun tidak pernah menyangka temannya akan seantusias ini. Padahal ini bukanlah kencan pertama Jieun dengan Baekhyun. Ketika Jieun mengatakan alasan itu, Jiyeon dengan segera berkacak pinggan marah pada Jieun.

“Karena ketika kencan pertama kalian, kau tidak memberitahuku sama sekali. Bagaimana bisa pergi kencan hanya menggunakan kaos dan jeans, kau tidak akan menarik Ji,” ucap Jiyeon pasti.

Jieun hanya bisa mengangguk, ya.. dia memang setuju. Kencan pertamanya dia tidak mempersiapkan banyak hal. Membayangkan akan berduan dengan Baekhyun saja sudah membuatnya tegang. Jadi, kencan kali ini dia meminta bantuan sahabatnya.

Lima jam untuk berbelanja, maka untuk merias Jieun, Jiyeon hanya membutuhkan waktu tiga jam. Hasilnya, memang tidak mengecewakan.

Rambut digerai seperti biasa tapi ditambah bando aksen capung sebagai pemanis. Untuk make up, Jiyeon memulas tipis saja tapi dia memperkuat pada lipstik hot pink yang membuat wajah Jieun semakin cerah. Sedangkan pakaian, tema kencannya kasual tapi manis karena ada kembang api juga berhubung musim panas akan segera datang, Jiyeon memilihkan dress aksen bunga selutut tanpa lengan yang manis.

Sungguh pantulan Jieun dicermin bahkan membuat Jinki terperangah. Dia merasa belum pernah melihat adiknya semenarik ini.

“Baekhyun tidak akan menyesal telah mempermalukan dirinya didepan umum untuk mendapatkanmu Ji,” ucap Jiyeon puas dengan hasil karyanya.

.

.

Sesuai rencana, Baekhyun menjemput Jieun kemudian mereka berangkat bersama menuju tempat festival –tentu saja menggunakan bis langganan mereka. Satu harapan Jieun ketika dia membukakan pintu untuknya, adalah pujian manis seperti, ‘Woah kau bersiap begitu serius untuk kencan denganku’ atau yang sederhana saja, ‘kau sangat cantik Ji, malam ini

Tapi nyatanya ketika Jieun membukakan pintu, Baekhyun hanya menatapnya tanpa berkedip kemudian meminta ijin Jinki untuk mengajak Jieun pergi. Tidak ada kalimat gombal, cheesy, padahal dalam hati kecil Jieun mengharapkannya.

Sambil bergandengan tangan menuju halte bus, Jieun memperhatikan Baekhyun yang berada disampingnya. Malam itu Baekhyun menggunakan kemeja chekered hitam – biru, celana jeans warna hitam kemudian pemanis dengan jaket biker andalannya. Seperti biasa, Baekhyun selalu mempesona dimata Jieun.

“Kau,” Jieun membuka perbincangan ditengah langkah mereka dalam diam. “Tampak berbeda baek,” lanjut Jieun. Sebenarnya dia ingin mengatakan Kau sangat tampan Byun Baekhyun, tapi lidahnya mendadak kaku.

Baekhyun menatap Jieun sambil tersenyum manis. “Benarkah? Apa itu artinya aku tampak tampan malam ini?”

“Hahha, bisa dibilang begitu Tuan Byun,”

Baekhyun tersenyum lagi sambil mempererat genggamannya pada tangan Jieun. “Terimakasih Nona Lee,” dan Baekhyun kembali terdiam.

Sesungguhnya dan sejujurnya Jieun mengatakan kalimat itu karena dia ingin Baekhyun melontarkan kalimat yang sama padanya. Tapi, ada apa dengan kekasihnya ini? Apa dia salah makan? Atau teman – temannya membuat moodnya jelek? Karena tidak biasanya Baekhyun terdiam seperti ini, keduali dia sedang… marah.

“Kau tidak ingin memuji penampilanku malam ini Baek?” tanya Jieun kemudian menyuarakan isi hatinya.

Mereka berhenti melangkah, Baekhyun memutar tubuh Jieun sehingga mereka saling berhadapan. “Sebenarnya aku ingin memujimu Ji, tapi aku tidak mau berbohong,”

“Aku tidak memintamu berbohong Baek,”

“Tapi jika aku jujur aku takut kau akan sakit hati,”

Jieun mengerutkan keningnya mendengar jawaban Baekhyun. “Katakan sejujurnya saja,”

Baekhyun terlihat berfikir, dia menatap Jieun beberapa saat kemudian mengangguk sambil menghembuskan nafas panjang. “Sesungguhnya aku tidak suka dengan penampilanmu malam ini Ji. Karena aku tidak suka perempuan yang mengumbar tubuhnya dengan pakaian minim, terlebih jika itu adalah kekasihku.”

“Tempat festival nanti adalah tempat ramai, aku tidak bisa membayangkan akan banyak mata yang nanti memandangimu. Masalahnya aku tidak mau kau menjadi bahan imajinasi para lelaki dengan tampilanmu ini, maafkan aku Ji tapi-”

Jieun dengan cepat meletakan telunjuknya dibibir Baekhyun menghentikan kalimat lelaki itu. Sambil tersenyum, Jieun menganggukan kepalanya pelan. “Aku mengerti maksdumu Tuan,”

Baekhyun tersenyum, perlahan dia mencium telunjuk Jieun yang masih mematung didepan bibirnya. “Satu hal yang harus kau tahu dari kekasihmu ini Ji, Byun Baekhyun adalah tipe pencemburu dan protektif,”

“Wow, Lee Jieun akan kesusahan menghadapi pacarnya ini,”

Melapaskan jaket bikernya, Baekhyun menutupi bagian atas tubuh Jieun kemudian memegang pundak kekasihnya itu sambil menatap tepat pada matanya. “Tapi percayalah padaku, aku tidak akan membiarkanmu kesusahan. Buktinya, malam ini aku sudah menyelamatkanmu dari imajinasi liar para lelaki,”

Baekhyun selesai dengan kalimatnya, tapi tangan dan matanya belum berubah posisi, mereka masih saling memaku pandangan. Sampai kemudian pergerakan terjadi ketika Baekhyun mendekatkan posisinya dengan Jieun.

Menyadari pergerakan Baekhyun, dengan segera Jieun mengambil idenya. Mendahului Baekhyun, Jieun melangkah mendekat, sambil berjinjit dia menjatuhkan ciuman kilatnya untuk Baekhyun. Kali ini Baekhyun yang terkejut.

“kali ini kau tidak boleh mencuri ideku lagi,” ucap Jieun setelah dia dengan cepat kembali ke tempat semula.

Baekhyun terkekeh geli, sambil mengusap wajahnya malu Baekhyun kembali menatap Jieun. “Baiklah Nona Lee, kau menang kali ini. Jadi apa kita pergi?” tanya Baekhyun mengingatkan dengan ide awal mereka.

Jieun mengangguk pasti. “Harus, aku menantikan kembang apinya,” kemudian melirik jam yang melingkar ditangan kirinya. “Kembang api baru dimulai dua jam kemudian kan? Aku fikir aku masih punya waktu untuk ganti baju,”

Baekhyun belum merespon kaliamt Jieun, tapi perempuan itu sudah melesat kembali menuju rumahnya untuk mengganti pakaian. Terpujilah Park JiYeon yang sudah menguras uangnya tapi hasilnya sama sekali tidak memuaskan Baekhyun malah tidak suka dengan penampilannya.

.

.

.Kkeut-?

ada yang masih inget mereka? tiba – tiba aku kangen dua orang ini. Leave your love guys ^^

48 thoughts on “ALS side story : He Doesn’t Like It

  1. i am first???
    hahahaha
    Baekhyun-Jieun… aku jadi ikutan kangen.
    mereka so sweet banget. aku suka aku suka.
    huaa.. bagaimana ini?
    cerita ini ngga bakalan hilang dari pikiran ku seharian. mereka terlalu manis. aku cemburu sama Jieun. aku kasihan sama jiyeon. tapi baekhyun tetap laki-laki sejati. hihihihi

  2. Dooh.. knapa mreka Sweet banget itu..? iih enpi looh enpi.. *ditabok Kyungsoo *loh..:V
    Huwaaa.. Kangen juga sama mreka.. tpi lebih kangen sama Kyung siih..:V ohoks..:v

    eh ya kirain Baek diem gitu gegara dia deg2an apa gimana karna Jieun nya Cantik banget pas itu.. Taunya… pliiis Baek duuh ternyata dia malah gk suka.. trus alesannya apa itu..? Cemburu.. ulalala.. Bisa aja lu Be/? :V

    Yodah kak..
    Fighting terus..
    Ditunggu juga KyugsooRyu nya..:3

  3. kak, dulu aku baca ALS ampe selesai, tapi belum comment *tabok gue* >_<
    dan sekarang jadi manis-manis ketambahan chocochip gitu, kalo dijadiin es pasti enak😀
    haha, kak, bagus banget😀
    lanjut cerita yang lain ya.. keep writing😀

  4. Wooo~~~ akhirnya couple BaekJi muncul lagi. Kangen sama cerita mereka kak. ALS salah satu ff favorit aku. Ceritanya oke punya.
    Boleh dong kak dibikin lg side story kaya gini. Wkwkwk
    Keep writing kak…!!! ^^

  5. Ugh,so fluffy….
    Im so envy,Jieun why are u so lucky?
    *nyanyi LUCKY bareng abang chanyeol* *eeh**apaasii*

    Did yu no? ai rili miss BaekJi so bet apreel..
    ahh,Kenapa kamu bisa semanis itu??
    i rili lov pas baek bilang dia ga suka jieun pake baju yg keliatan auratnya itu..
    *lho**maap salah pokus*
    pake kisu kisu segala lagi,ugh..*minta kisu ama abang chanyeol* *ehh* *slapped**abaikan*

    Pokona mah JJang lah buat apreel,ditunggu cerita BaekJi lainnya ya..

    Lov ya,apreel
    XOXO

    • Hehehhe,
      hai Janne😄
      iya nih aku lagi kangen mereka gara2 nulis Classmate jadinya gini deh

      hahha
      thanks loh udah mampir baca mereka lagi,
      kedepannya bakal ada deh side story mereka lainnya ^^

  6. Kak tolong getok aku kalo ga nemu komenanku di ALS sampe ending/?-_-
    Entah kapan aku punya waktu buat baca fic berchapter sekali kebut/?
    Ngeheee :v

    Yaampun aku emang gasalah jatuhin hati/?:’v
    Si Baekhyun dengan rambut bayi ini memang tipikal cowo idaman sekaliii ><
    Aduuh kapan lagi coba digitun/?
    Enak ya Jieun dapat cowo kaya gitu huaaaa 😄
    Kalo istilah kita Baekhyun ini cowo alim yang paling ga suka liat cewenya terlalu begitulah/?

    Atuhlah aku makin cinta ama Baekhyun dari hari ke hari♡ /bungkus baekhyun/

    Lagi yaa kak, ini bikin melting setelah peristiwa Joy-Yixing tadi/? :'v

  7. OMG! Sequel dr ANOTHER LOVE STORY ya eon aku jg kngn smua couple ini:’D AAA udh lma ngga stalk fanfic eon bersangkut dgn hp ku beberpa hr yg lalu d service AAA skrg udh bsa jd reader eon lg hihi

  8. What a nice sweet story eonni! I really love it! ♡♡♡♡♡♡♡
    Eonni sukses bikin aku senyum senyum sendiri di kelas pas lagi free class matem~ padahal sebelumnya lagi bete ngafalin sin cos tan.. i love you and all yor story eonni!

    Baekhyun cute banget astagfir bayanginnya bikin lumer… jieun nggak kalah cuteenyaaaaaa haaaaaaaaaaa eonni jjang!
    Good job baek lindungi pacarmu dari mata dan imajinasi para cowok sekarang yg makin makin parahnya

    Eonni harus tanggung jawab kalo aku kena diabetes.. ini cerita sweet bangeeet.. eonni bikinnya pake gula pasir apa gula merah apa gula biang/? Aku saranin nantimah pake tropican* slim biar aman~ hehe

    Becanda.. tapi sumpahnya aku suka bangeet
    Laf laf laf

    • ehm, ide yang bagus!
      pake tropicanaslim biar mencegah diabetes yaa,
      hahahha

      ah, kamu bisa aja chika….
      hahahha
      dan aduh, komenmu membawa masa lalu tentang sin cos itu,
      aduhh,, semangat terus nak!
      hahah

      dan teirmakasihh ^^

      • Iya kan iklannya juga bilang gitu hehe^^
        Aku barusan ditinggal suruh ngapalin sin cos dkk itu karena males akhirnya aku malah stalkin wp eonni heh^^v *katingali pamalesan teh nya*
        Terimakasih atas kiriman semangatnya ^0^

  9. Baekji couple🙂 baru kemaren namatin ALS trs ada ini duhhh aku ga bosen tiap kali ada couple ini mereka itu ga lebay tapi malah manis🙂
    Astgfir baek lu emang gentleman duhh baik bgt lu mau ngelinfungi jieun dari imajinasi cwo laen😀 ini baekki pria idaman bgt dah🙂 /eitsss inget sehun/
    O iya kak ALS nya kyung judulnya apaan ?

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s