[A to Z FlashFic Challenge] R for “Recipe….”

A to Z Flash Fiction Challenge

Day 18 ‘R

Recipe…’

Contain :500 word

.

.

Dua dari kalian bisa tinggal disini!

.

.

Menyandang status sebagai seorang Mahasiswa KKN bukan berarti harus berkutat dengan tugas KKN bukan? ini minggu kedua sejak aku dan 9 mahasiswa lainnya tiba disalah satu kota kecil bagian ujung jawab barat. Bukan bermaksud mengambil tempat yang jauh, hanya saja menurut kami tempat ini sangat cocok dengan jurusan kami. Dan aku yakin -mereka juga, bahwa kami akan mendapatkan nilai sempurna jika berhasil menggali berjuta informasi dari tempat ini.

Sedikit mencuri waktu dari penyusunan data yang menumpuk juga sosialisasi dengan warga sekitar, sore itu aku berencana mengitari daerah kota. Berbekal motor pinjaman Pak RT, tempat kami menginap, aku dan tiga temanku berpacu dengan hawa dingin kearah barat -Kota.

Judulnya memang Kota, tapi jauh dari kata hingar bingar yang biasanya melekat dengan kata Kota. Disini sepi, tidak banyak pedagang, tidak banyak kendaraan, mungkin seperti inilah kondisi kota disebuah daerah pesisir. Setelah memarkir motor disamping lapangan alun – alun, kami berjalan beriringan entah kemana tujuan kami. Memotret alun – alun, sekumpulan anak kecil didepan rumah, kembali berjalan, hanya itu yang kami lakukan. Tidak banyak.

Sampai akhirnya kami berempat merasa lapar dan haus. Mengedarkan pandangan mencoba mencari penjual makanan, kami hanya mendapati penjual bakso dan dua gerobak siomay. Bosan dengan menu yang biasa kami lahap di kampus, akhirnya kami memutuskan berjalan lagi.

Setelah berjalan selama 10menit memasuki daerah jalan raya, kami menemukan satu bangunan di cat ungu, dengan lampu – lampu lilin vintage yang menempel didinding bangunannya. Warna merah lilin beradu dengan cat ungu, membuat bangunan itu terlihat hangat dan nyaman.

Kami berjalan mendekati bangunan itu, jaraknya memang agak jauh dari keramaian juga jauh dari tempat kami memarkir motor. Tapi, penampilan bangunan yang nyaman dan manis ini membius mata kami.

‘Rumahmu…’

Itu plang yang kami baca setelah jalan mendekat.

“Selamat datang,” sapa satu suara perempuan muda saat kami mendekat. “Silahkan mampir, warung steak kami baru buka jadi masih ada promo untuk kakak – kakak semua,”

Warung steak? pantas, bangunannya bagus begini -pikirku saat mendapat sambutan itu. Tanpa fikir panjang kami masuk, mengambil kursi dan memesan dengan panduan di pelayan.

“Tempat kaya gini nih yang butuh promosi kreatif,” ucap salah satu tempatku.

Pesanan kami datang. Wangi steaknya sungguh membuat kami semakin kelaparan. Berbeda dengan steak kebanyakan, steak ini sungguh tebal, penataan sempurna, warna daging sempurna dan lagi sangat nikmat. Lembut dan lumer di mulut. Sungguh.

“Gila ni steak enak banget,” ucap salah satu temannya.

Tidak banyak yang bicara, kami serius dengan makanan didepan kami. Tidak terasa, sore beranjak malam. Akhirnya kami memutuskan pergi.

Beranjak menuju meja kasir. Temanku bertanya, “Berapa semuanya mba,”

Tapi penunggu meja kasir itu tidak menjawab, dia malah balas menatap kami dan mulai menghitung jumlah kami. Apa dia tidak mencatat pesanan kami tadi?

“Empat porsi ya mas?” tanya si penunggu kasir yang dijawab anggukan temanku.

“Oh, kalo gitu cukup dua orang aja yang tinggal,” jawab si penunggu yang sontak membuat kami terdiam. Dua orang yang tinggal? maksudnya?

“Eh? saya nanya berapa semuanya mba?”

Si penungu kasir tersenyum. “Makanya Mas, sebelum makan tuh tanya dulu. Jadi manusia jangan terlalu serakah dan gelap mata dengan kelimpahan yang dia dapatkan,”

Ucapan si penunggu kasir, semakin membuat kami bingung. Tapi aku bisa merasakan jantungku berdegup kencang. Sesuatu tidak beres.

“Yang mas – mas makan tadi, itu empat porsi daging manusia. Jadi buat bayarnya dua dari mas – mas bisa tinggal disini, untuk jadi resep steak lain kami,”

Tunggu? Ini lelucon bukan?

.

11 thoughts on “[A to Z FlashFic Challenge] R for “Recipe….”

  1. Kak, kok ini horror?
    Kok aku serem bacanya? Kok aku takut? Kok aku kok aku kok aku/?
    Duuh, demi apa ini makanannya manusia masa :”v Tau deh kak, kirain apaa gitu ceritanya friendship ato apalah :v Oke, aku ketipu😄

  2. HUAAA akhirnya dia/? comeback juga…
    Maksudnya ‘challage’ ini akhirnya menampakkan dirinya lagii
    Hahaaa… Aku suka ide ka apreel buat bikin fic jenis gini 500 words dari A-Z.. kerennn

    Lanjut terus ya .. .. Semangat >.<)9 !

    Ngomong – ngomong cerita yang ini serem juga.. Seketika merinding haha

  3. Oiya kak, sedikit saran aja ya ka sebelumnya maaf,, tapi buat cerita yang ini rasanya cover-nya kurang greget /? soalnya Fic A-Z Challage yang lain keren gimana gitu fotonya,

    Kalo yang ini… ehm.. gitu.. gimana ya? gitudeh, dagingnya kelihatan gosong (padahal kalo dilihat langsung pake mata sih normal) dan warnanya tidak menarik seperti steak.. komposisi fotonya juga kurang dapet

    Aduh maaf ya kak jadi komen ga penting.. Maaf banget

  4. Wahaha..mulai lagi nih si Ika, genre saikonya kumat. 4 porsi daging manusia? Haduuuh…aku kira isi fanficnya nyeritain tentang masak gitu, ternyata..

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s