[SugarPop Drable Collection] #13 Hello to Hello

Hello to Hello...!

Because our relationship is about hello and hello

.

Fanfic / Drable / Fluff / General / Jieun / Luhan

read too : Perfect Crime | Spellbound | Contract Accepted | Superhero | You’re My Perfection | More Than Pizza | And More … | Jongin Trick | Shout it Loud | Make It Happen | Little Star | Do You Remember

Jumat adalah hari kesayangan Jieun. Kenapa? Karena setelah Jumat adalah hari Sabtu dan setelah Sabtu adalah hari Minggu. Dua hari dimana dia akan menghabiskan waktunya dengan Luhan –kekasihnya. Entah itu mengerjakan tugas sekolah dirumah Jieun atau hanya sekedar menikmati suasana sore sekitar sungai Han. Rutinitas biasa yang sangat Jieun sukai.

Tapi Jumat pagi kali ini Jieun bangun dengan perasaan malas. Dia malas menghadapi Jumat, dia juga malas menghadapi kenyataan Sabtu dan Minggu akan dia habisan seorang diri dikamar tanpa melakukan aktifitas lain. Luhan? Sudah hampir seminggu dia pulang ke kampung halamannya –China, karena ada urusan keluarga dan kemarin malam Jieun menerima email yang membuat harinya akan hancur. Email dari luhan.

“Lee Jieun, kau tidak bangun!”

Teriakan sang Ibu dari pintu kamar membuat Jieun tidak memiliki pilihan lain untuk segera menyingkap selimutnya, mandi kemudian bergegas kesekolah. “Ya, aku bangun ibu..”

“Cepat, kau bisa kesiangan. Jalanan Seoul akhir pekan akan sangat macet, kau tahu..”

“Ehm…” jawab Jieun yang kini sudah terduduk dikasurnya, mencoba mengumpulkan nyawanya kembali utuh baru melangkah ke kamar mandi.

Email Luhan? Ya, kemarin malam Jieun menerima kabar yang menurutnya sangat buruk dan mungkin ini juga yang mempengaruhi moodnya. Jieun meraih handuk kuning kemudian melangkah masuk menuju kamar mandi, ketika memorinya kembali memutar isi email Luhan.

Aku merindukanmu bagaimana ini? Besok hari jumat dan itu favoritmu, tapi nampaknya aku belum bisa pulang. Kau tahu Ji, aku bingung disini. Disatu sisi, keluargaku membutuhkanku kembali tapi cita – citaku ada di Seoul. Terlebih kau ada disana.

Jieun keluar dari kamar mandi dengan wajah lebih fresh juga dengan seragam yang sudah melekat rapih ditubuhnya. Tentang Luhan lagi, Jieun sudah membayangkan kemungkinan paling buruk dari hubungan mereka ketika Luhan menulis Keluarganya ingin dia kembali.

“Aku tidak bisa berbuat apa – apa kalau sudah menyangkut keluarga,” ucap Jieun pada bayangannya dicermin saat dia tengah menata rambutnya.

Neneku sakit parah Ji, semua cucu keluarga Xi dikumpulkan untuk kembali membangun bisnis keluarga ini. Kamu bayangkan pasti ini seperti drama bukan. Tapi perushaan ini bukan perusahaan besar seperti di drama – drama.

Dan karena hal ini, sepertinya aku akan tinggal di China.

Jieun menutup matanya kemudian menghembuskan nafas berat. Seminggu saja tanpa lelaki itu dia sudah malas menghadapi hari. Saat membaca bahwa Luhan akan menetap di China, satu yang terbersit dihati Jieun, jadi ini akhir mereka?

Jieun meraih tas kuninngya kemudian melangkah keluar kamar.

“Aku berangkat, Mom Dad..” ucap Jieun saat dia menuruni anak tangga dan mendapati orang tuanya tengah menikmati sarapan pagi.

“Sarapan?” tanya sang Ayah.

Jieun hanya menggeleng sambil terus berjalan. “Disekolah saja, sudah terlambat.”

Setelah berpamitan dengan kedua orang tuanya, Jieun melangkah keluar rumah. Ketika Jieun menutup pintu, sudut matanya mendapati seseorang berdiri tepat dipintu pagar rumah mereka. Jieun segera berbalik dan mendapati lelaki dengan Hoodie merah maroon tengah tersenyum padanya.

Morning Lee Jieun,”

Jieun menaikan satu matanya. Luhan? Apa yang dia lakukan disini setelah mengiriminya email seperti itu. “Kau?”

“Aku tidak ingin jadi seorang pecundang yang hanya mengabari lewat email,” ucapnya sambil mengamil langkah mendekati Jieun.

“jadi?”

“Aku pindah, aku pulang ke China, tapi ingat satu hal Lee Jieun, aku tetap milikmu oke..”

Jieun tersenyum. “Bagaimana bisa dengan jarak seoul – china aku tetap milikmu,”

“Seperti hari ini, aku akan dengan mudah terbang menuju rumahmu kemudian memberikan sapaan tepat didepanmu. Karena percayalah Lee Jieun, antara kita hanya akan ada Hello dan Hello, tidak akan ada Goodbye,” jawab Luhan sambil mengecup dahi Jieun pelan.

“Hello Lee Jieun,”

.

.

-Kkeut.

19 thoughts on “[SugarPop Drable Collection] #13 Hello to Hello

  1. Omg, what the..
    Aaaaa~ ini semacam ldr gitu aduuhhh😄
    Yaampun jadi ingat masa2 ldr/? *ngek

    Yaampun, demi apa ini ish… kek pernah ngalamin gitu kisahnya😄
    Astaga, tau ga kak, aku sampe dicurigai sama ibuk gegara angot2an sendiri didepan pc :’v

  2. makin keren ajaaa kak..
    kirain luhan bakalNan pergi ninggalin jieun gituu aja.. ahahahaa ternyata enggak.. cuma ada kata hello dan hello di antara kita, tidak akan ada kata goodbye. woaah… keep writing yaa kak.. ♥

  3. huhu..😥 andai semua cowok seperti isi cerita SugarPop ini. betapa beruntungnya para wanita. hihihi.. so sweet banget. pagi-pagi datang ngasih ucapan Hello. wuih.. serasa aku yang melayang dengan sayap yg patah –”
    the end. aku sudah selesai membaca sugarpop ini ^^
    aku menunggu untuk cerita selanjutnya ^^

  4. Kak maaf nih komennya seri paling akhir.
    Paling favorit punyanya Baekhyun si superhero, Sehun sama Kyungsoo. Manis banget, romantis banget maklumlah bias jadi feel bacanya lebih😆, senyumnya juga lebih lebar baca punya mereka.
    Kalo diurutin, Baekhyun,  Kyungsoo, Sehun, Chen, Lay, Luhan, Kris, Chanyeol, Onew, Kai, Suho, Tao, Xiumin.

    Kapan-kapan bikin sugarpop kayak gini lagi kak, tapi cast ceweknya Irene, hehe
    Salam kenal kak, aku fans mu🙂

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s