Another Love Story : 7 – ‘Let’s Start With This’

Another Love Story : 7 – ‘Let’s Start With This’

Fanfic presented By Apreelkwon

For BaekHyun and IU Lovers… This is it…

Cast : BaekHyun and IU
Genre : Romance , School Life
Type : Chaptered

.

sebelumnya : 1 . 2 . 3 . 4 . 5 . 6

.

How your love story?

This is just a common love story But…..

Lets Start.

.

.

Let’s Start With This

BaekHyun kembali berlari menuju kelas mereka yang cukup jauh dari ruang kesehatan. Tidak buruk juga sekali – kali mereka membolos. Dan entah kenapa saat ini BaekHyun merasa kembali mendapatkan semangatnya.

Tepat di depan kelas 1-4. BaekHyun sudah tidak sabar untuk masuk dan mengambil tas miliknya juga Jieun kemudian berlari lagi ke ruang kesehatan, pergi ke kedai es krim, selesai. Oh ayolah BaekHyun sedang bersemangat. Tapi langkahnya harus terhenti karena didalam kelas masih berlangsung pelajaran Kim ssaem. Bisa saja BaekHyun masuk mengambil tas Jieun dan izin mengantarkannya pulang, tapi dia pasti tidak akan di ijinkan untuk ikut membolos bersama Jieun.

BaekHyun melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Ya.. kurang lebih 10 menit lagi kelas akan selesai. Karena berdiri didepan pintu hanya akan mengundang perhatian guru yang lewat, maka BaekHyun memutuskan untuk menunggu di tangga samping kelas mereka.

10 Menit berlalu. Dan saat BaekHyun mendapati Kim ssaem sudah keluar, dia segera berlari masuk kelas. Pertama dia menuju meja Jieun, merapihkan alat tulisnya kemudian menyampirkan tas kanvas kuning milik Jieun di pundaknya.

“Kau mengantar Jieun pulang?” tanya Jiyeon. BaekHyun mengangguk.

“Antarkan dia baik – baik sampai rumah okey.. aku akan menagihnya Byun BaekHyun,” ancam Jiyeon saat BaekHyun meninggalkan meja Jieun.

“Tentu,” jawab BaekHyun sambil tersenyum kemudian melangkah ke meja paling belakang. Miliknya.

“YA…!! kau kemana saja? Hari ini kau sudah bolos 2 kelas,” tanya JongDae saat melihat BaekHyun berjalan ke arah meja mereka. KyungSoo dan Chanyeol yang sedang serius dengan buku masing – masing mengalihkan perhatiannya dan membalikan badan mereka ke arah meja BaekHyun.

Mian.. tadi aku-”

“Kau menemani Jieun di UKS?” tanya KyungSoo. Baekhyun yang baru mencapai mejanya menatap KyungSoo. Kembali terbayang kejadian saat dia menggendong Jieun dan saat berlari mengambilkan es batu untuk Jieun.

ah,, kenapa aku jadi malas begini bertemu KyungSoo?’ bisik BaekHyun dalam hati.

“ehm.. aku menemaninya, dan sepertinya aku akan mengantar Jieun pulang sekarang jadi aku tidak akan masuk kelas lagi..” jawab BaekHyun. Ketiga dari mereka mengangguk sambil terus memperhatikan BaekHyun yang sibuk dengan isi tasnya.

“Aku pergi sekarang, kalau nanti Park ssaem bertanya dimana aku, kalian jawab saja tidak tahu..”

“kenapa? Kau kan mengantar Jieun pulang?” sanggah JongDae.

“Kalau alasan dia mengantar Jieun, dia tidak akan diijinkan membawa juga tasnya. Sepertinya BaekHyun berniat bolos hari ini,” jawab KyungSoo.

“Kau bolos kemana?”

“Main bersama Jieun?”

“Dia sakit bodoh..”

“Apa kau akan menemani Jieun di rumahnya?”

“Ada Jinki Hyeng yang menjaganya,”

“Lalu dia mau kemana?”

BaekHyun tidak mempedulikan perdebatan konyol antara JongDae dan Chanyeol. BaekHyun meraih tas hitam miliknya kemudian beranjak dari kursinya. Jieun sudah terlalu lama menunggu dan BaekHyun juga sudah tidak betah terlalu lama disini. BaekHyun berbisik dalam hatinya untuk tidak bertemu KyungSoo hari ini. Hari ini saja.

“Luka di dahinya tidak terlalu serius, tapi mimisannya sewaktu – waktu muncul karena kaget di tulang hidungnya ” ucap KyungSoo saat BaekHyun akan pergi.

BaekHyun menghentikan langkahnya kemudian berbalik menatap KyungSoo. “Aku tahu,” jawabnya.

“Baguslah,” jawab KyungSoo sambil tersenyum.

“Aku pergi dulu,”

eoh Hati – hati..” jawab Jongdae dan Chanyeol hampir bersamaan.

BaekHyun melangkah keluar dari kelas dengan perasaannya yang tidak nyaman. Tunggu, kenapa sekarang malah KyungSoo yang tahu segalanya? Apa yang BaekHyun tahu?. Saat BaekHyun sudah menutup pintu, dia menatap KyungSoo yang kali ini sedang terlibat percakapan dengan JongDae dan Chanyeol.

“Apa dia suka Jieun?” ucap BaekHyun.

.

.

Mereka berhasil mem-bolos. Mungkin kalimat itu lebih berlaku untuk BaekHyun, karena setidaknya Jieun memiliki ijin untuk pulang terlebih dahulu karena lukanya, tapi tetap saja Jieun juga melakukan pelanggaran. Menggunakan alasan sakit untuk menghabiskan waktu siang di kedai es krim bersama BaekHyun.

Chocohips Ice Cream milik BaekHyun dan Banana Hazelnut untuk Jieun. Tanpa banyak kata mereka –duduk berhadapan, asik dengan cup es krim masing – masing. Berimajinasi dalam dunia mereka sendiri.

“Jadi kau pernah kesini sebelumnya?” tanya Jieun memecah sepi antara mereka.

BaekHyun memasukan sendok terakhir es krimnya kemudian mengangguk untuk menjawab pertanyaan Jieun. “Hari dimana kau pulang bersama Jinki Hyeong, aku bersama mereka datang kesini,”

“Kyungsoo, Jongdae, Chanyeol?”

ya..” jawab BaekHyun. Mendengar nama KyungSoo BaekHyun dipaksa kembali mengingat kejadian tadi pagi. Dan, mengingat apa yang KyungSoo katakan tadi di kelas, sebetulnya BaekHyun tidak tahu apa – apa tentang luka Jieun. Sama sekali.

ehm.. Jieun,” ucap BaekHyun.

ya..?

“Aku sungguh tidak tahu,” ucap BaekHyun kikuk sambil tersenyum canggung. “Jadi seperti apa kronologi kejadian tadi pagi?” sambungnya.

Jieun tertawa saat melihat BaekHyun sedikit terlihat canggung. Kemudian dia menyentuh perban di dahinya dan kembali tersenyum. “Ini…? ini hanya luka kecil,”

“Jadi Eunji mendorongmu? Dan kau terbentur batu?”

“Batu? Itu sangat menakutkan, siapa yang bilang?” tanya Jieun sambil menyendok es krim terakhirnya.

“Chanyeol..”

“Bukan,, ini hanya tergores tanah kering lapang.. makanya tidak terlalu serius,”

“lalu mimisanmu?”

“Itu, karena hidungku tadi yang pertama jatuh mengenai tanah sebelum dahiku, Kim ssaem bilang, tulang rawannya kaget, tapi bukan masalah serius..”

“Oh baguslah,” jawab BaekHyun.

Jieun mendengar jawaban BaekHyun tergelitik rasa penasaran. Jieun menatap BaekHyun menyelidik. “Kenapa kau menyanyakan itu? apa kau khawatir padaku?”

BaekHyun terdiam. Dia bingung harus menjawab apa. Ini yang membuat BaekHyun merasa dia bukan lelaki. Setiap Jieun menanyakan satu hal padanya, dia selalu tidak bisa menjawab. “Semua orang khawatir, memang aku tidak boleh,” jawabnya.

Jieun menggelengkan keapalanya. “Kau tidak boleh, kau ingat pernah berjanji padaku untuk tidak memperlakukanku sama seperti mereka?”

“Tapi wajar aku-”

“Tidak.. ini hanya luka kecil,”

“Masalahnya, apa menurutmu ini tidak aneh, disaat semua orang tahu tentang kondisimu aku sendiri tidak tahu apa – apa, padahal aku…”

Oh tunggu apa BaekHyun akan merapalkan pengakuan lagi bahwa dia kekasih Lee Jieun. Nampaknya. Tapi sebelum kalimat itu meluncur dan menghancurkan tamengnya, BaekHyun segera berhenti dan membuang muka keluar kedai.

Jieun menatap BaekHyun skeptis. Dia tersenyum melihat kejadian itu. Kembali teringat dengan kejadian di UKS ketika BaekHyun merapalkan pengakuan bahwa mereka sepasang kekasih dan berujung dengan aksi memalukan dengan Jieun mendaratkan satu ciuman.

Jieun menggelengkan kepalanya pelan. Dia MALU. Malu saat harus mengingat kejadian itu. oh sungguh, kenapa dia harus murahan seperti itu.

“Kenapa?” tanya BaekHyun saat melihat Jieun tertunduk sambil menggelengkan kepalanya.

ah.. tidak hanya sedikit, ah BaekHyun kau mau lihat anak anjingku?” ahahah Jieun tidak ingin berlama – lama dengan suasana canggung ini. Sesuai prediksi jika mereka terus membahas tema ini, canggung akan menyapa mereka dan Jieun malas.

eoh..? anak anjingmu?”

Jieun mengangguk sejurus kemudian dia mengeluarkan ponsel dari saku tasnya, mencari foto yang dia maksud didalam galeri dan menunjukannya pada BaekHyun. Dan semua berjalan seperti yang Jieun bayangkan. Dengan perantara anak anjing Jieun, mereka berdua terlarut dalam pembicaraan yang mengasikan, bahkan mereka terdengar sesekali melepaskan gelak tawa. Mereka bahagia.

“Ayo kita pulang,” ucap BaekHyun saat melihat jam ditangannya dan menyadari mereka sudah lama berada disini. “Kau dijemput Jinki Hyeong atau..?”

Jieun menggeleng pelan. “Kau yang membawaku bolos hari ini, jadi kau harus bertanggung jawab membawaku sampai rumah,” jawab Jieun jahil sambil tertawa kecil.

BaekHyun bangkit dari duduknya kemudian meraih tas kanvas kuning Jieun. “Tentu Nona Lee, aku akan bertanggung jawab mengantarmu sampai depan rumah, ahahha

Ini sedikit perkembangan bukan? Ketika BaekHyun menyadari dirinya sudah tidak canggung untuk melemparkan sedikit lelucon pada Jieun. Terlihat dengan BaekHyun tertawa dengan nyaman dan Jieun yang juga melakukan hal sama.

“Ayo,” kata BaekHyun dan entah atas perintah siapa BaekHyun mengulurkan tangannya pada Jieun. Ah.. jangan, jangan sampai BaekHyun sadar dengan perilaku ini dan kemudian menarik tangannya meninggalkan suasan kembali canggung.

Dan..

Jieun tersenyum kemudian menyambut tangan BaekHyun. Untuk pertama kalinya, di suasana sore yang mulai menguning, mereka jalan berdampingan dengan tangan saling bertaut.

.

.

BaekHyun total bolos sekolah kemarin. Kelas yang dia masuki, hanya dua kelas pagi. Sisanya, tanda merah mengisi daftar hadirnya. Jieun? Semua juga tahu, dia mendapatkan dispensasi pulang karena sakit.Sedangkan BaekHyun, dia harus rela selesai kelas pertama dipanggil menghadap guru BP. Hal buruk menantinya, untuk membayar semua tanda alphanya kemarin.

30 Menit kemudian BaekHyun kembali ke kelas dengan langkah gontai. Ada selembar kertas yang dia bawa bersamanya. Hukuman atas kelakukannya kemarin.

“Apa yang terjadi?” tanya Jieun. Sejak BaekHyun pergi bersama Jung Ssaem, Jieun terus menunggunya didepan pintu masuk kelas. Merasa bersalah? Tentu, karena Jieun juga ambil andil atas kebolosan BaekHyun kemarin.

BaekHyun hanya menjawab dengan senyuman kecil. Dia memberikan kertas ditangannya pada Jieun kemudian ikut menyandar pada tembok kelas di samping Jieun yang tengah membaca serius kertas tadi. “Membersihkan kelas selama seminggu,” jawab BaekHyun kemudian.

Jieun menurunkan kembali kertasnya kemudian tersenyum kearah BaekHyun. “Setidaknya ini tidak terlalu buruk,” jawab Jieun.

“Seminggu Lee Jieun…” rajuk BaekHyun lagi.

“Tenang.. aku akan membantumu selama seminggu itu, setidaknya kebolosanmu juga karena aku yang minta bukan, hehehe..

BaekHyun membuka matanya kemudian menatap Jieun. “Janji?” ucapnya sambil mengacungkan kelingkingnya.

“Padahal aku hanya bercanda, kau menganggapnya serius,,? Ahahaha Baiklah, aku janji..” Jieun tertawa kecil kemudian menautkan kelingkingnya pada milik BaekHyun.

“Setidaknya aku tidak akan kesepian selama seminggu, kau tidak perlu membantuku membersihkan, hanya dengan diam dikelas juga tidak masalah,” lanjut BaekHyun.

“Kita lihat saja nanti, apa kau akan konsisten dengan ucapan tadi,”

Mereka berdua mungkin akan melanjutkan perbincangan tidak pentingnya lebih lama lagi. Kalau BaekHyun tidak mendapati Park Ssaem diujung lorong tengah berjalan ke arah mereka. Dengan berburu, mereka berdua berlari menuju kelas. Jieun duduk tenang di bangkunya bersama Jiyeon, dan BaekHyun meraih kursinya di samping JongDae.

“Kalian kenapa?” tanya KyungSoo membalikan posisinya menghadap BaekHyun.

“Kenapa apanya?” tanya BaekHyun balik sambil menaikan alisnya bingung. Kalau kemarin BaekHyun sedikit malas bertemu KyungSoo, hari ini perasaan itu sudah hilang. BaekHyun kembali memastikan kalau KyungSoo adalah temannya dan tindakannya kemarin adalah karena dia berusaha bersikap menjadi lelaki.

Tunggu? Kenapa BaekHyun harus membuat statement seperti itu?

“JongDae?” bisik BaekHyun pada teman sebangkunya.

“Apa” jawab JongDae sambil melirik BaekHyun.

“Apa kau merasa ada salah satu dari kita sedang jatuh cinta?” tanya BaekHyun lagi.

“Iya, kamu…” jawab JongDae sambil kembali fokus pada bukunya. Mendengar jawab itu BaekHyun tersenyum bahagia kenapa? Entahalah.

“Bukan, bukan aku…”

JongDae berbalik menatap BaekHyun, melupakan bukunya yang sedari tadi tengah dia gambari sketsa tidak jelas, tapi dia mengklaim bahwa itu adalah sketsa girlgroup favoritnya. “Siapa?”

BaekHyun mendekatkan posisi duduknya pada Jongdae kemudian berbisik pada telinga JongDae. “KyungSoo…”

.

.

Masih ingat dengan statement BaekHyun tentang KyungSoo. Selama dua jam lebih pelajaran Park Ssaem, hati BaekHyun tanpa sadar terus merapalkan kalimat itu. Dia dengan tanpa sadar meyakinkan hatinya bahwa KyungSoo tidak lebih dari teman kelas Jieun. Tidak lebih. Saat BaekHyun melihat KyungSoo duduk bersampingan dengan Jieun.

Oh ya… Park Ssaem guru seni musik mereka, hari ini memberi tugas untuk menampilkan kemampuan musik murid 1-4. Setiap murid dipasangkan sesuai dengan kemampuan masing – masing. Jadi satu orang yang mempunyai bakat bermain alat musik dan yang satu lagi bakat bernyanyi. Sehingga mereka akan mudah untuk membagi proporsi untuk penampilan penilaian minggu depan.

Dan pembagian pasangan itu membuat KyungSoo dan Jieun harus duduk bersampingan untuk kelas ini. Mungkin BaekHyun sedikit berlebihan, karena sebenarnya bukan Cuma KyungSoo saja yang pindah tempat duduk, karena yang lain juga sama.

“Aku akan memainkan gitarku,” satu suara mengambil kembali kesadaran BaekHyun. Kalau KyungSoo bersama Jieun, BaekHyun harus cukup puas mendapat pasangan dengan Chanyeol. Dan JongDae? Dia bersama Namjoo, murid perempuan rambut pendek yang lihai menarikan jarinya diatas tuts piano.

“Memang apa lagi yang kau bisa..”

oho… Byun BaekHyun, kau merendahkanku? Aku? Park Chanyeol, semua aku bisa, gitar? Drum? Seruling?”

“Bernyanyi?” tanya BaekHyun yang sontak memutus rentetan kalimat pembanggan diri Chanyeol.

“Kau sudah melanggar batas menghormati orang lain Byun BaekHyun,”

Baekhyun yang sedari tadi memusatkan perhatiannya pada Jieun dan KyungSoo, mengalihkan pandangannya pada Chanyeol yang sekarang duduk tepat disampingnya. “ahahah, maaf – maaf, Baiklah kita maju dengan permainan gitarmu…”

Chanyeol mengacungkan jempolnya tanda setuju, kemudian mulai menulis pada note kecilnya judul – judul lagu yang kemungkinan akan mereka mainkan. “Kau ada masukan lagu yang kita mainkan?” tanya Chanyeol.

“Lagu EXO..” jawab BaekHyun yang kini sudah kembali mendaratkan pandangannya ke depan kelas.

Hello.. hello… Byun BaekHyun, kita akan melakukan pertunjukan akustik, dan sejak kapan kau suka lagu boyband..”

Chanyeol kembali sibuk dengan coretan judul lagu dan BaekHyun sama sekali tidak menanggapi ocehan Chanyeol barusan. Sama sekali.

“Park Chanyeol,” ucap BaekHyun sambil mendekatkan duduknya.

“Kenapa?”

“Apa kau merasa diantara kita sedang ada yang jatuh cinta?” tanya BaekHyun persis seperti yang dia tanyakan pada JongDae sebelum kelas ini di mulai. Kenapa? Jawabannya Cuma satu, BaekHyun merasa tidak suka melihat KyungSoo seperti itu.

Oke mari kita deklarasikan Byun BaekHyun mulai jatuh cinta. Seperti yang JongDae katakan tadi dan mungkin juga akan dikatakan Chanyeol sekarang.

Chanyeol menghentikan coretan – coretannya, menatap BaekHyun sambil mengetukan bolpoin pada dahinya.“ Ada, dan dia adalah kamu ByunBaek,” jawab Chanyeol. Persis seperti jawaban JongDae dan untuk kedua kalinya untuk jawaban itu BaekHyun tersenyum.

“Aku rasa kau semakin jatuh cinta pada Jieun. Awalnya aku lihat kau biasa saja dengannya, tapi akhir – akhir ini aku, KyungSoo dan juga Jongdae merasa kau berubah.”

“Berubah?” tanya BaekHyun sambil memicingkan matanya.

“Matamu tampak selalu berbinar setiap Jieun disampingmu, jawab jujur, kalau sekarang Jieun bertanya tentang alasanmu mengajaknya berkencan apa jawabanmu?”

BaekHyun melipat tangannya di meja coklat. Dari semua murid kelas 1-4 yang sedang sibuk dengan konsep unjuk bakat, mungkin Cuma BaekHyun dan Chanyeol yang malah bergosip ria. BaekHyun tidak peduli, toh penentuan konsep bisa dilakukan diluar kelas.

Apa alasanmu mengajak Jieun berkencan. Pertanyaan Chanyeol barusan sontak membuat BaekHyun berfikir sebentar. Kenapa? Entahlah, yang pasti akhir – akhir ini BaekHyun merasa nyaman bersama Jieun. Makan siang bersama, sekedar bertukar obrol tentang anak anjing Jieun, BaekHyun merasa sudah tidak canggung lagi bersamanya. Tapi jika ditanya tentang alasan, dia belum bisa menjawabnya.

BaekHyun kembali menatap Chanyeol. “Apa semua pertanyaan harus ada jawabannya? Dan apakah semua sebab harus ada alasannya? Ada banyak hal dibumi ini yang tidak membutuhkan alasan…”

Kedua mata Chanyeol membulat sempurna saat BaekHyun menjawab pertanyaannya. “ByunBaek? Kau sedang jatuh cinta, positif… Selesai,”

“Tapi ParkChan, ada satu orang lagi yang sedang jatuh cinta,” ucap BaekHyun.

Chanyeol kembali membulatkan matanya. Sungguh yang kedua kali ini tampak menyeramkan, bahkan BaekHyun harus mengusap wajah Chanyeol untuk mengembalikan bentuk matanya. “Siapa?”

BaekHyun tidak menjawab, tapi kepalanya bergerak ke arah KyungSoo dan Jieun yang tengah tertawa.

“ByunBaek? Jangan bilang kau…..”

.

.

Jam pulang berdentang merdu. Sebagian dari penghuni kelas akan senang menyambutnya dan segera melangkah pulang kerumah. Tapi tidak untuk BaekHyun. Resmi mulai hari ini dan untuk satu minggu kedepan. Dia harus melakukan kerja sosial untuk menebus tanda alphanya. Membersikan ruangan kelas.

Melihat teman – temannya riang meraih ransel dan berlari keluar kelas, BaekHyun hanya terduduk malas menunggu mereka semua pulang dan mulai merapihkan tugasnya.

“Semangat okey ByunBaek, sorry aku tidak bisa membantu.. Bye~” JongDae menepuk pundaknya tiga kali kemudian melangkah pergi dengan riang.

“Aku pulan duluan Baek,” sapa KyungSoo sambil melambaikan tangannya.

“Mau aku bantu?” tanya Chanyeol saat dia sudah berdiri disampinya BaekHyun.

“Tidak usah, sudah ada yang mau membantuku,” BaekHyun menggerakan dagunya kedepan kelas. Disana Jieun masih duduk di kursinya sambil merapihkan alat tulisnya.

Chanyeol tersenyum kemudian menepuk pundak BaekHyun. “Oke Baiklah, bye

Dan tinggalah BaekHyun Jieun didalam kelas itu setelah Chanyeol melangkah meninggalkan kelas. BaekHyun bangkit dari duduknya, mulai meraih sapu untuk mulai merapihkan kelas dan segera pulang.

“kau sudah menentukan lagunya?” tanya BaekHyun dari belakang kelas. Jieun yang sepertinya masih berkutat dengan catatannya, berbalik menatap BaekHyun dan mengangguk.

“Aku akan bermain gitar dan KyungSoo bernyanyi, lagu Ed Sheeran – The A team, kau?” tanya Jieun balik sambil beranjak dari kursinya dan mendekati BaekHyun dibelakang kelas.

Passenger Let Her go,” jawab BaekHyun sambil tersenyum.

“Wah, dilihat dari pengalaman saat kita berangkat camping aku tidak sabar melihat perform kalian,” ucap Jieun antusias. Selanjutnya, Jieun ikut mengambil sapu dari belakang kelas dan ikut melakukan apa yang BaekHyun kerjakan.

“Jadi apa kau akan terus menemani hukuman ini selama satu minggu kedepan?”

“Tergantung,” jawab Jieun. “Tergantung seperti apa perlakuanmu hari ini padaku, ehehe” lanjut Jieun.

“Maksudmu?”

“Kalau kau banyak memintaku membantumu, aku akan langsung pulang besok dan absen membantumu membersihkan kelas,”

ahahaha dan lihat apa yang sekarang kau lakukan, aku bahkan tidak memintamu untuk ikut menyapu,”

“Itu karena aku pengertian,” jawab Jieun selanjutnya. Sejujurnya kalimat ini sedikit mencipatkan kembali canggung diantara mereka. Ketika tanpa sadar BaekHyun mengakui memang benar adanya. Seorang Lee Jieun adalah dia yang perhatian.

“Baek, kau mau mengantarku pulang hari ini?” tanya Jieun.

BaekHyun mengerjapkan matanya beberapa kali mencoba mengumpulkan kesadarannya. “Apa?”

“Bis sedikit menakutkan kalau menjelang sore dan Jinki Hyeong sedang sibuk dengan kampusnya, kau mau?”

Satu senyuman dari BaekHyun menjadi jawabannya. “oke, tapi sebelum pulang kita mampir dulu ke kedai es krim kemarin,”

“Lagi?”

“kali ini kita bawa pulang,” jawab BaekHyun yang kali ini beralih dengan kain pel bergagang.

oke call…

.

.

Bersambung…

.

.

okey ada yang nunggu FF ini? Ga ada? ahahah maaf yaa buat telat banget posting, menjelang libur lebaran banyak banget yang harus dikelarin. Minggu kemaren juga sempet keluar kota, jadi beneran lupa sama Baek – Jieun ini. Dan akhirnyaa…. Chap 7 Muncul, silahkan silahkan semoga tidak mengecewakan. Dan… setelah menyusun konsep, sepertinya Baek – Jieun ini akan berakhir di Chapter 10 ^^. Ikutin terus ampe Tamat yaaa❤

.

tumblr_n4vjlwDBNN1r29ufjo2_r1_500

 

 

37 thoughts on “Another Love Story : 7 – ‘Let’s Start With This’

  1. uooo akhrx dipost jg… senengx minta ampun >< wah, baek udah jatuh cnta ni ama jieun.. hehe.. apa kyungsoo jg?? ….
    chapter 10? 3 chap lg donk? yaahh!!!!!😦
    truz konflikx kpan muncul eon?! emang sih gak sbar nungg kejutn diakhir chapter nanti, tp rasax gak rela kalo ff yg aq suka udah end.. mana hri gini susah cri ff BaekU.. T^T
    O.ya,, delaive nya gmana kak?

    • Iya kayanya End di 10 dek,,🙂
      dan untuk konflik, karena ini FF ringan konfliknya yaa… cuma berkisaran perasaan mereka aja, termasuk Baek cemburu ini,,

      Tenang2,
      ALS tamat, aku udah siapin 2 FF Chapter Baek – Jieun lagi ^^
      Ditunggu okeyyyy

  2. kyaaa~ berkat ff ini aku jadi tertarik dgn couple BaekJieun!!
    suka liat hubungamn mereka yang tenang (?) gak menye-menye(?) gituuuuu😄
    pokoknya ditungguuu yeeee..
    jgn terlalu lamaa~ hehe
    fighting!

  3. Aaaaa kak Ika aku telaaatt, maafkan😦
    Huhahahahaha ketawa dulu yaa🙂
    Part ini bagiku tuh manis-manis anak sma pacaran gitu hahaa
    Aku suka banget sama gaya pacaran Baekhyun-Jieun ini, apa ya gak ada yang dibuat-buat lah standar remaja berhubungan kasih /cielah/ hahaha dan kalo bisa nih, pertahanin gaya pacaran begini kak. Emang keliatannya kayak temen biasa yang malu malu kucing, tapi itu yang buat pembaca jadi senyum-senyum sendiri. Kesannya juga jadi lebih real hahaha😀
    Oh, btw soal bolos-membolos yg Baek lakuin aku juga pernah hahaha😀 /ketawa setan/
    Dua kali lagi, ceritanya lagi ada masalah gitu dan pada akhirnya membolos di pelajaran pkn lalu mendekam bersama teman-teman di uks hahaha😀 /masa kelas 1 sma bgt/
    Balik lagi deh (malah curhat kan), jadi Baek ceritanya lagi cemburu buta gitu sama Kyungsoo? -_- haha gapapa deh buat aja konflik yg pelik, buat Baek cemburu trs mati mengenaskan wkwkwk😀
    Tapi, tapi, tapi…
    Kak ini udah panjang banget dan sepertinya aku harus mengakhiri pidato cerewet khas anak labil haha. Tetep ALS 8 harus lebih manis, semangat nulis chap 8 kaakkkk Ikaaaa😀

    • Aduhhh ini komennya bikin semangat banget bacanya *o*

      .
      .
      Okee ini emang konsepnya sayang, aku mau bikin emang kisah cinta mereka kaya anak SMA kebanyakan,
      yang emang rata2 kaya gini kan
      Masih kaya temen tapi perhatian,
      ahaha
      ini sebenernya agak sulit,
      hehehe

      Okeh okeh
      Semoga konsisten ampe CHap akhir yaaa kisah cinta kaya gini😄
      Makasih sayang,,,

      • Betul tuh kak, ringan tapi real😀
        Sulit ya? aku bantu kok kak ika /bantu doa hehehe🙂
        Amin, semoga sampe chap 10 bertahan hubungan cinta remaja labil khas jieun-baek gini yaaa
        Oh ya, ada 2 ff lagi? request-ku termasuk kak?

      • iyaa udah ada dua konsep FF chapter,
        nanti abis ALS deh salah satunya dikeluarin ^^

        Req kamu, rencananya dibikin Oneshot, udah ada konsep tinggal ngmebangin,
        tunggu yaaaa

  4. akhirnya keluar juga,,,,,semangat ya kak,,,,kalo boleh komen kalo menurutku masalahnya kurang greget di bagian ini,,,maaf lho kak🙂 ,,,,tapi tetep bagus kok,,,,
    oya mohon maaf lahir batin ya kak,,,🙂
    tetep semangat okok

  5. yaaah kok end di chap 10 sih kak?😦 . aku udah baca dari chap 1 tapi baru komen sekarang baru bikin wordpress soalnya :3.

    AAAAAAA ceritanya si bacon cemburu gitu sama kyungsu :3 /greget. ceritanya imut kak, berhasil bikin aku senyum sendiri //stress.

    Fighting kak! *kepanjangangaksih

    //sekianmakasih//

  6. lama banget chingu updatenya padahal aku selalu nungguin dan ngecek tiap hari kekeke
    tapi bagus kok gak mengecewakan udah nunggu lama lama…

  7. hai thor, aku readers baru loh….
    mereka makin lama makin manis ya. aku makin suka hehe.. ditunggu kelanjutannya ya. tapi jangan lama2 ya

  8. oke aku nunggu ini cepet-cepet di posting, tapi baru kali ini juga aku sempet baca. ini ceritanya manis banget, suka. btw, aku belum pernah memperkenalkan diri ya? mungkin ini bukan komentar pertamaku, tapi juga bukan berarti aku sering ninggalin jejak tiap baca postingan kakak. salam kenal, kak.

  9. Hahaha baek elu ga peka banget dah udah jelas elu cemburu eh pake acara nuduh si kyungsoo suka jieun wkwkwk😀
    Duo beagle line malah nggosip disaat yang laeinnya pada sibuk sama pelajaran *aku ga bisa bayangin yang ini*
    Sampe chap 10 doang ya kak ya udin deh aku mau ngebut baca dulu :))

  10. aaaa suka couple ini bikin gemes banget dan selalu feel nya dapet banget apalagi kan gaya pacaran baek sama jieun nya anak sma babget yang baru merasakan cinta wkwk oke deh langsung loncat chapter 8 hihi^^

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s