[A to Z FlashFic Challenge] D for “Dawn with Kim”

A to Z Flash Fiction Challenge

Day 4 ‘D

Dawn with KIM

Contain :500 word

.

.

But when the sun rises, everything will be forgotten without a trace

.

.

Udara dingin mulai mengusik setiap insan yang tengah terlelap dibalik balutan kain hangat. Dimana mereka akan menarik kain lain untuk menghalau dingin yang menyapa. Kebanyakan itu yang mereka lakukan, disaat dini hari tiba. Tapi berbeda dengan Kim. Saat dingin menusuk setiap senti tubuhnya, dia malah melepas kain hangat itu bangun beranjak dari tidurnya.

Waktu menunjukan pukul 2.30.

Kim melangkah dengan lunglai meninggalkan kamarnya yang bernuansa hitam putih. Dengan rambut yang masih tergerai dan baju tidur putih kusutnya, dia bahkan tidak mempedulikan dingin yang mulai menggerayangi kaki telanjangnya.

Perlahan, Kim membuka pintu utama rumah. Sayup terdengar bisikan hewan – hewan malam yang mulai beranjak dari ladang permainnannya.

“Selamat pagi,” bisik Kim dengan suara serak saat dia berhasil sampai diluar rumah. Masih terlalu pagi. Meski semburat jingga mulai terlihat, tapi belum menutupi mata bahwa suasana diluar masih amat gelap untuk seseorang melakukan aktivitas.

Sekali lagi, seakan Kim adalah sosok perempuan mati rasa, dia melangkah menapaki rumput basah tanpa alas kaki. Membiarkan setiap tetesan air dingin itu membahasi kakinya. Kim tidak menghiraukan itu. Yang dia lakukan hanya terus melangkah menuju belakang rumahnya yang masih gelap gulita.

Langkah kaki diseret Kim diantara rumput saat dia menuju belakang rumah menyisakan suara berisik. Seketika lampu kamar yang berada disamping rumah menyala. “Good Morning Mom, maaf membangunkanmu dari tidur,” seru Kim saat menyadari suaranya membangunkan penghuni kamar itu. Dan kali ini, masih dengan langkah lunglai, Kim mengatur ritmenya menjadi lebih pelan dan tidak mengeluarkan berisik.

Halaman belakang. Gelap kembali menyambut pandangan Kim. Tidak menghiraukan itu, Kim kembali melangkah lurus menuju bangunan kecil serupa gudang diujung halaman.

Kreet~

Suara saat Kim membuka pintu tua gudang itu terdengar begitu memilukan. Kim tersenyum. Setelah menutup kembali pintu itu, Kim duduk bersimpuh disalah satu sisi gudang dimana terdapat seorang lelaki tengah tertidur. Ah Mungkin bukan tertidur, dari penampilannya lelaki itu seperti sekarat.

“Selamat pagi sayang,” ucap Kim sambil mengelus pelan wajah pucat si lelaki, yang disentuh tetap terdiam tapi dadanya naik turun menggambarkan ketakutannya. “Ini sudah hari ke-empat, mari kita akhiri,” lanjut Kim.

Mata Kim yang hitam kelam beralih pada benda putih berkilau yang terletak disampingnya. Kim meraih benda itu. “Jangan salahkan aku,” bisik Kim sebelum dia menjatuhkan sebuah ciuman pada bibir kering si lelaki. Selanjutnya, yang terlihat adalah Kim dengan tangan bersimbah darah dan pisau panjang yang telah tertancap tepat di leher di lelaki.

Jari Kim menelusuri setiap tetesan darah yang mengalir, kemudian menyesap jarinya yang sudah berwarna merah. Terus seperti itu sampai Kim mulai menciumi leher yang basah dengan cairan merah.

“Sudah cukup, giliran Ayah yang mengurusmu.”

Masih dengan noda darah dimana – mana, Kim melangkah keluar dari gudang itu kembali menuju rumahnya.

04.30 hari sudah beranjak terang dibanding saat Kim keluar.

“Kim..” satu suara dari ruangan tengah menghentikan langkah Kim.

“Hai Mom, aku sudah selesai,” jawab Kim sambil melanjutkan langkah menuju kamarnya.

.

.

The mindlessly dizy beat

But when the sun rises

Everything will be forgotten without a trace

Waktu menunjukan pukul 07.30 saat satu suara jeritan terdengar dari sebuah kamar. Sebuah kamar dengan nuansa hitam putih. Jeritan dari Kim saat dia terbangun dari tidurnya mendapati tubuhnya penuh dengan noda darah.

“Mom.. apa ini?” tanya Kim dengan suara tangis menyakitkan saat ibunya membuka pintu kamar.

.

.

 tes

 

24 thoughts on “[A to Z FlashFic Challenge] D for “Dawn with Kim”

  1. “Mom.. apa ini?”

    jadiiii, si kim ini pengidap alter ego??? Woahhh, aku selalu suka baca fiksi yg ngangkat penyakit mental.. Bwehehe..
    awalnya heran, ngapain ni cewek jalan2 pagi buta.. Taunya… Ahaha, keren..
    tp tp tp, itu yg dibunuh siapa? Apa cowoknya? Soalnya ada scene kecup bibir.. Tp kenapa musti dibunuh?
    Dan kalimat “Sudah cukup, giliran Ayah yang mengurusmu.” ini aku belom paham maksutnya.. Apa keluarganya udah terbiasa sm ‘kelakuan’ si Kim ini?

    bagus bgt tuins, tulisanmu rapiiii.. Suka😀

    • Yohooo~

      Sebenernya ini challenge bikin flashfic bareng temen, berhubung aku belom mahir bkin cerita yang maksimal cuma 500 kata jadi kaya gini,,

      Hooh si Kim tuh mengidap kelainan mental gitu,
      Kelainannnya ini malah dituruti orang tuanya dengan membawa sekapan ke gudang mereka buat mmenuhi hasrat nafsu Kim.
      Tapi berhubung ini flashfic jadi aku singkat,,

      Maksud kalimat ini giliran Ayah, cowonya kan tinggal mayat jadi biar bapakenya yang urus,

      hehehehe

      Makasssiiii Ahjummmaaaaaa

  2. hai eonn,.. ‘v’)/

    aku jadi kepo sama eonn abis baca ‘when the music gone’
    jadi aku mampir ke sini..

    challenge nya menarik deh,
    tiap hari bakal update dums? hehe..

    ini keren deh ceritanya.. si Kim psyco gitu, tapi dia ganyadar kalo dia itu psyco
    hahaaaaaa
    ” … lampu kamar yang berada disamping rumah menyala”
    itu tuh kamer mamanya yang di dalem rumah apa di luar rumah?
    aku bingung hee

    overall , aku selalu suka cerita2 yang dibuat eonn kok, apalagi kalo cast nya Kai
    *boleh sebut nama kan? hee*

    FIGTING YA EONN BUAT PROJECT A TO Z nyaa ~~~

    • Haloo salam kenall Akhaufadz

      Makasihh yaa udah baca,
      wahh makasih juga udah suka When Music Gone ^^

      Ah, baru nyadar kalimat itu ambigu, jadi maksudnya kamarnya ada dideket halaman belakang, jadi bagian samping,,

      Fighting ^^b

  3. ya ampun ya ampun jd itu ya yg Kim lakuin tiap pg buta, sumpeh dc aq gnyngka bgt klo yg Kim lkuin itu adlh ritual pgi buta yg sngt kejam bgt… tp dia nyadar udh nglakuin hal sadis itu ??? ortunya jg, knp ikut trlibt ? knpa mlh nurutin z kpsychoan anknya…knp g coba cri pnyembuhn…
    4 hr skali 1 namja naas tewas, klo dbiarin bsa2 abis populsi namja d dunia nih…
    ok, aq trlmpau emosiii…ini kn cm ff ya, hehe
    jgn mpe dc ad d dunia nyata…
    aq lnjt k E ya…

  4. Jadi si kim itu punya kelainan mental? Serem amat pagi2 liat dirinya bersimbah darah gtu…
    Tapi aku ga ngerti mksd sekarang giliran ayahmu yg mengurusnya…itu apa mksdnya?
    Tapi ttp kerwn…
    LAnjut

    • Jadi semacam Kim punya dua kepribadian atau bisa dibilang Kim punya kutukan, difajar dia butuh kaya darah dan nyiksa cowo gitu,
      dan orang tuanya tau,
      bahkan ayahnya sendiri yang naro cowo itu di gudang,
      makanya pas cowonya mati, Kim bilang ini giliran bapaknya buat ngurus mayat si cowo,
      heheh

  5. hm.. kenapa harus membawa cowok ke gudang itu?? nnti member2 boyband korea habis lho! hehehe.. penyakit itu nggak ada obatnya yah??? penasaran.

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s