[A to Z FlashFic Challenge] A for “A Cup Of Coffee”

A to Z Flash Fiction Challenge

Day 1 ‘A

A Cup Of Coffee

Contain : 500 word

.

.

Karena mencintaimu seperti menggilai aroma kopi…

.

.

Banyak alasan mengapa orang begitu mencintai secangkir kopi. Aroma manisnya yang tajam akan menghilangkan semua rasa keruh dalam fikiranmu, pahit yang menyisakan manis diujung juga akan membuat bibirmu kembali menyunggingkan satu senyuman. Belum kandungan kafein yang akan membangkitkan semangatmu.

Dari secangkir Kopi.

Dan aku. Seorang yang menghabiskan hampir setengah hariku, ehm kadang juga setengah dari malamku berdiri didepan mesin pembuat kopi hitam yang akan menemani semua pengunjung caffee ini merasa kembali nyaman. Aku seorang barista, untuk bahasa lebih kerennya.

Awalnya kecintaanku terhadap kopi karena aroma pahit kopi yang menurutku begitu manis. Mereka tahan lama, akan terus tersesap. Tapi akhir – akhir ini ada satu alasan kenapa aku begitu mencintai kopi dan merasa bersyukur bisa berdiri didepan alat canggih pembuat kopi yang terkenal nikmat ini.

“Satu mochaccino ya mas,” ini suara yang selalu aku tunggu. Tepat pukul 13.15 suara ini akan datang menyapaku. Seperti aroma lekat kopi, dia datang dengan senyum yang ku akui merupakan senyum termanis yang pernah aku lihat. Seragam biru yang selalu terlihat melekat indah ditubuh mungilnya, juga rambut hitam sebahu yang akan dia kibaskan saat anakan rambutnya terjuntai menutupi pandangannya bagaikan candu untuk mataku ini.

Dan itu alasan kenapa aku begitu mencintai kopi.

“Pake whipping cream mba? Tambah yang lain?,”

“Kaya biasanya aja deh mas” jawabnya. Ya, sebenarnya aku tidak perlu bertanya tetang itu. Karena aku sudah tahu semuanya.

Seperti aroma kopi yang tahan lama. Pesona gadis ­–yang belum aku ketahui namanya ini, juga begitu lekat dalam ingatanku. Sejak kunjungan pertamanya ke tempat ini. Sejak senyuman pertamanya, dan sejak untuk pertama kalinya aku mendengar suara merdu yang melebur bagai butiran kapas ditelingaku. Ah sejak saat itu bisa aku deklarasikan aku mencintainya.

Alasan aku mencintai wanita pencinta mochaccino itu. Karena senyum manisnya mampu menghilangkan semua fikiran keruhku. Dan suara lembutnya mampu memberikan sengatan yang membuatku otomatis menyunggingkan senyuman termanis untuknya. Belum juga paras cantiknya yang kadang membuatku susah tidur karena terus terbayang citranya dalam imajinasi ini.

Mereka bilang lelaki adalah mahluk yang harus mampu mengejar apa yang dia impikan. Aku akan berusaha mengejarnya. Satu hari, dua hari, seminggu, sebulan bahkan menginjak bulan ke tiga ini aku masih saja menjadi pemujanya dari balik counter caffee. Tsh, lelaki macam apa aku ini. Hanya mampu memandangnyatanpa berani mendekatinya.

Lupakan tentang betapa bodoh dan gilanya aku tentang perempuan itu. Ada satu pertanyaan yang menggangguku. Mengapa perempuan itu selalu rutin kemari.

Dan itu…

“Sebelumnya maaf menyita waktnya. Aku hanya ingin berbagi berita gembira kepada seluruh pengunjung setia caffe ini. Ehm minggu depan, tepatnya hari senin aku akan menikahi wanita cantik ini-”

Aku tidak mendengar kalimat selanjutnya. Aku hanya bisa menelan semua rasa pahit kenyataan didepan mataku. Kenyataan bahwa perempuan yang selama ini aku kagumi adalah calon istri BOS tempatku berkerja.

Yes iam a LOOSER.

Dan kini aku mulai membenci kopi. Dengan aroma yang terlalu menyengat sangat menusuk hidung. Rasa pahit yang membuat lidah ini terasa masam. Juga kafein yang membuat asam lambungku naik.

Itu alasanku mulai menjauhi kopi.

Karena secangkir kopi itu mengingatkanku padamu dan pada sikap pengecutku.

.

.

tes

25 thoughts on “[A to Z FlashFic Challenge] A for “A Cup Of Coffee”

  1. Halo ^^
    gak tau awalnya dari mana sampe bisa nyasar kesini, hhehe😀
    suka sama diksinya, gambaran perasaanya…
    salam kenal, sita ^^

  2. oooh cinta n benci krna kopi…
    sbnernya aq sgt suka kopi, emg bner bgt, hrum nya itu lho yg sgt mnggoda,
    mskipun sgt suka, tp aq sllu brusaha mnghindri, klo lg deadline tugas yg mnumpuk, bru dc dgn trpkssa aq ngopi lg…nah lho jd curhat ini -_- hehe mian…
    hai apreel, aq nyasar k blog km nih…arahin jln plng nya donk…/?/
    btw, ini crt nya bkn d korea ya ?
    ok aq lnjt k B ya, tetef smngt ys…

    • Nah samaaaaa😄
      Aroma kopi itu manis banget,
      tapi perut suka ga bisa diajak kompromi, makanya aku termasuk yang ga pernah minum kopi,
      hehehe

      Jalan pulang? dari sini ga ada jalan pulang,
      maaf anda terjebak disini,
      hahahha
      Iya ini bukan korea-an, ini orific ^^

  3. Hohohoo~
    Akuu sukaa projectnya kakaaaaaah, A to Z flashfic challenge
    Semangaat ^^
    Aku spt menemukan oasis dipadang gurun😀 seneng sekalee dpet bacaan huhuuy
    Aku udh baca beberapa td, ternyata masuk sini toh
    Ini mah namanya nyasar kejalan yang benar dong hehee
    Ntar aku baca satu2 yaah
    Let’s begin~

  4. Kenyataan itu membuat maag kamu kambuh sepertinya..
    Seperti aku, yang awalnya sangat mencintai kopi, tapi dalam beberapa tahun ini, akibat maag yang kambuh aku menjadi membenci kopi…
    Hahaha g nyambung ya komennya…
    Tapi ff nya keren, imajinasinya dapet tapi tanpa ada nama.. Two tumb…

  5. Hai kak , aku tertarik sama 2 mu yang ini
    Kemarin aru baca 3 trs ini ketagihan😄 , maaf kak baru comment T.Y
    Yahhh si abang baristanya kelamaan mengagumi mbaknya si:/ harusnya diungkapin aja gak usah minta balasan dulu pentingkan lega gak ada nebab di hati bang /cieilah/
    Keren kak (y) kebanyakan nemu ff si cewe yg jadi loser tapi ini kebalikannya😀 bagus”

  6. Minum kopi itu suka bikin asam lambung naik, tapi aku tetep suka minum kopi, karena meskipun tahu bakal ada rasa sakitnya mencintai seseorang itu tetep nagih ><! Ya, kaya kopi. Aaaa…😂😂

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s