Sebuah Mimpi…

daydrea

Arti Sebuah Mimpi

.

.

Pernahkah kalian mendapatkan mimpi dimana saat pagi menyapa membangunkanmu dari tidur, mimpi tersebut terasa begitu nyata. Bahkan mungkin terlalu nyata sampai kau mencoba mencari remah – remah kenyataan yang tersisa dari serpihan memori mimpi tersebut. Mencoba menautkan satu kejadian dengan kejadian lainnya untuk mencari satu titik pusat dan membuatmu yakin itu memang nyata.

Pernahkah?

Aku pernah.

Dan saat itu terjadi, dia sedikit meninggalkan satu senyum diujung bibirku pagi itu. Tahukah kau yang seseorang dalam mimpiku, aku berharap butiran keajaiban terbang diatas mimpi tadi kemudian menjadikannya sebuah lembaran kenyataan.

Pagi ini aku memulai hari dengan satu pengharapan.

Satu senyuman untukmu seseorang dalam mimpiku.

.

.

.

Perempuan itu melangkah dengan perasaan tidak karuan. Potongan – potongan ingatan dari mimpinya mengiri setiap langkahnya. Berdebar, bahagia, ini konyol pikirnya. Masalahnya yang dia mimpikan adalah lelaki yang selama ini tidak pernah ia bayangkan akan menjadi seorang special dalam hidupnya. Tidak Pernah.

Sampai mimpinya semalam seakan membuka lembaran baru tentang sosok pria itu. Sosok pria yang dalam mimpinya berlari kearah perempuan itu, dengan segala kekuatan dalam tangannya merengkuh siperempuan dalam hangatnya sebuah dekapan. Membuat si perempuan merasa bahwa yang dia rasakan adalah sebuah kenyamanan. Rasa nyaman yang telah lama tida dia rasakan, sebuah rasa nyaman yang membuatnya enggan untuk melepasnya, sebuah rasa nyaman yang membuatnya ingin menjadikan kenyataan.

Satu langkah, dua langkah. Seperti hari – hari biasanya, dia memasuki tempat yang menjadi rumah keduanya, yang hari itu dengan perasaan yang berbeda. Kedua bulir hitamnnya terus mencari kesegala arah. Mencari sosok yang semalam menghiasi tidurnya.

Dan dia menemukannya.

Sosok jangkung dengan rambut hitam ditempat duduknya. Dengan perasaan berdebar si perempuan meneruskan melangkah menuju tempat duduknya dengan satu senyuman dibibirnya.

Ya Tuhan, ini bukan seharusnya. Bisik siperempuan.

Mimpi telah menguasai harinya untuk terus berada dibawah buai alam sadar. Merubah harinya untuk mempercayai setiap kejadian kecil akan menguak arti dari mimpinya. Dimana hari itu si perempuan bahkan masih hidup dalam mimpi meski matahari berada tepat diatas kepalanya.

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s