Duri dalam dingin

dsa

Tulisan ini terinspirasi abis baca cerita inspirasi tentang hedgehog (baca disini).

Hedgehod atau bisa disebut juga sebagai landak mini, kita tahu bahwa tubuh mereka penuh dengan duri. Dalam cerita yang baru aja dibaca, disana diceritakan tentang pilihan berat mereka dalam menjalani hidup.

    • Mereka terlahir dengan tubuh penuh dengan duri, yang sekalinya mahluk lain mendekat mereka otomatis akan terluka.
    • Naasnya lagi mereka hidup terlahir dilingkungan yang penuh dnegan salju. Simplenya salju abadi adalah tempat tinggal mereka.
    • Untuk bertahan hidup, mereka harus terus berdekatan untuk mendapat kehangatan. Tapi, disaat mereka saling berdekatan akan ada duri tajam yang saat itu juga akan menusuk persenti kulit mereka.

Pertanyaannya apa yang akan mereka lakukan? berdiam diri dengan lambat laun dingin melahapmu dalam kematian, atau mendapat kehangatan tapi pedih duri menusuk akan terasa sepanjang waktu?. Hidup mereka berat bukan?

Jujur, akhir baca cerita itu sedikit gemeter. Hidup ini pilihan. Baik buruknya sebuah pilihan pasti akan meninggalkan luka meskipun kadanya cuma secuil. Tidak ada yang namanya hidup ga ada pilihan atau hanya diam ga melakukan apapun. Itu sama aja kita mati dalam keadaan hidup.

Terus, satu lagi tentang inti pertemanan. Sesakit apapun menjalin hubungan dengan status teman, mereka tetap akan menjadi tempatmu pulang dalam kesulitan (jangan salah artikan) . Jujur aja, akhir – akhir ini lagi ngalamanin hal sulit. Menggali makna dari kata Persahabatan. Kembali pada cerita si hedgehog, aku cuma ga mau yang namanya jalin pertemanan yang berdarah – darah tapi tanpa ada tujuan pilihan dalam menjalankan hidup. Dalam kata lain, menjalin sebuah pertemanan sekarang menjadi issue menyeramkan dalam buku perjalanan ini. Kembali dengan topik menjalani hidup, sejauh ini aku ngerasa cuma keluarga. Mereka akan selalu bersama kita, dan ga akan meninggalkan kita meski ada sedikit cacat atau ada luka yang kita buat untuk mereka.

Jangan ditiru sih buat kalian yang baca ini. ^^

Dari cerita itu ada satu kutipan yang disuka banget,

Hubungan yang terbaik dalam hidup ini bukanlah hubungan yang membawa orang-orang yang sempurna dalam kelompok. Tetapi ketika semua individu belajar hidup dengan ketidaksempurnaan orang lain, serta mampu “mengapresiasi” semua kehangatan yang diberikan oleh teman-temannya.

Hal inilah yang membuat hidup kita menjadi lebih “hidup” (bermakna) & “mampu bertahan” dalam situasi atau lingkungan yang ekstrim sekalipun. – cerita motivasi

large (2)

 

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s