Never Ending Love

Never Ending Love

Title : Never Ending Love

Auhtor : ApReeLkwon (@ApReeLKwon)

Cast : Sunny (SNSD) Suho (EXO K)

Genre : Roamnce

Rating : PG-15

Type : One SHoot

Ide ini muncul ditengah kegalauan denger lagunya ‘Lena Park – My everything.’ Little Bit inprated dari film P.S I Live you. Buat kedepannya, Author minta koreksi dan komennya yaa ^^

Note :

Alurnya ada Flashback, aku harap ga ada yg bingun sama alur masa lalunya. ^^

Happy 3rd anniversary Darl,, tiga tahun. Apa kau percaya kita sudah sejauh ini..” terdengar tawa lembut diseberang sana.

Perempuan berambut blonde dengan piama masih melekat ditubuhnya tersenyum. Dengan tubuh masih tergeletak pasrah diranjang pinknya, dia mengambil kalender disamping tempat tidur dan tersenyum saat melihat tanggal yang dilingkari bentuk hati.

29 Mei – batinnya sambil ternyum.

Perempuan itu bangkit dari tidurnya, meletakan Handphone dimeja samping tempat tidur dan memasang mode loudspeaker.

thats because your love..” wanita itu tersenyum.

“Sunkyu-ya….” suara dari voicemail itu menghentikan langkah perempuan bernama Sunkyu. Sunkyu menghentikan langkahnya, memandang handphone yang sekarang terdengar cekikikan nakal.

“hehehe kau masih membenci seseorang memanggilmu Sunkyu, sunny-ya???.”

tsh~ kau sendiri tidak suka seseorang memanggilmu Joonmyun. Suho – Joonmyun.” Cibir sunny, seraya membuka gorden putih dikamarnya dan membiarkan hangatnya sinar mentari pagi menyapa kamarnya.

“apa yang harus kita lakukan untuk merayakan 3tahun ini.” Suara Suho divoice mail itu membuat Sunny berhenti dari aktifitasnya menikmati sinar mentari.

Sunny menautkan kedua alis tipisnya menandakan dia sedang berfikir.

“Tiga tahun yang berjalan cepat bagaikan angin ini banyak memberiku kebahagian. Gomawo sunny-a…Kau tahu? Aku selalu membayangkan dunia ini hanya milik kita, saat orang berkata padaku ‘yaa… joonmyun-a kau sangat beruntung mendapatkan sunny’ atau ‘Hyung… kalian terlihat sangat serasi’ saat celotehan itu terdengar oleh telingaku ini. Ingin rasanya aku berteriak di puncak bumi tertinggi ‘Hey…… iam the lucky MAN’ . Dan semua itu karena kau Sunny…

Ada jeda dalam pesan suara itu. Terdengar sebuah tarikan nafas berat dari suara itu.

Sunny melangkahkan kakinya kemudian terduduk dilantai dekat meja handphonenya terletak. Sunny memeluk tubuh mungilnya, dan tanpa terasa bulir bening hangat mengalir dari kedua sudut mata mungilnya.

“terimakasih sayang karena dari awal kau sudah memilihku. Kau yang membiarkan hatiku berlabuh didermaga cintamu. Dan membiarkan selamanya cintaku berada disana. Thankyou Darl

Sunny mengulas senyum tipis dibibirnya.

“Bagaimana kalau hari ini kita mencoba mengingat kisah kita pertama bertemu?. See u Darling.. Love You…”

Dan sedetik kemudian suara itu mati.

Sunny berdiri dari duduknya dan menghapus air mata yang sudah membanjiri wajahnya.

“Kau selalu berhasil membuatu terlihat bodoh Kim JoonMyun..” ucap Sunny.

Baru berencana menyegarkan badannya dengan air di pagi hari, langkah sunny menuju kamar mandi terhenti oleh dentangangan bell rumahnya. Sunny mengernyitkan keningnya sambil berjalan menuju pintu depan. Tidak lupa sunny mengikat rambut blondenya yang belum dirapihkan.

“Siapa yang bertamu sepagi ini..” ujar sunny saat dia melirik jam yang menggantung diruang tamu menunjukan pukul 07.30 A.M.

Sunny mencoba memeriksa siapa yang berada diluar melalui layar interkomnya, tapi tidak ada seorangpun disana. Seketika wajah sunny berubah menjadi cerah, senyum manisnya teukir menandakan kebahagian yang dia rasakan.

“Kim Suho…” ucap sunny sambil membuka pintu.

Detik kemudian, sunny mendapati kotak pink didepan pintunya dan sebuket mawar merah. Masih dengan senyum Sunny meraih kotak bertuliskan ‘Remember Me’ dan melangkah masuk.

Melupakan rencana awal untuk membersihkan badan, sunny kembali menjatuhkan badannya ditempat tidur dan duduk bersila. Dengan hati bedebar, sunny membuka kotak itu. Confetti memenuhi kotak itu, tapi mata sunny tertuju pada foto yang terletak didalam kotak itu. 5 buah foto, saat sunny berhasil mengambilnya.

Foto pertama, tergambar sebuah gedung berdinding kaca, dengan bunga warna – warni dipekaranganya. Terdapat nama gedung ditamann tersebut. ‘SK Telecom’.

1

The sunny Side’ itu yang tertulis dalam foto itu.

Sunny membalikan foto itu dan mendapati tulisan tangan.

Lee Sunny, yang mencintai Kim Suho. Lee SoonKyu yang dicintai Kim Joonmyun. Tidak peduli apa pendapat orang lain, Kau hanya selalu memilihku.’ – Kim Suho.

“Saat dimana semua orang mencapku sebagai seseorang yang sangat terobsesi padamu.” Sunny terkekeh mengingat kejadian dimasa lalu.

“Kau dan chanyeol, aku yakin kalian bisa.” Direktur Nam menunjuk Chanyeol dan Sunny untuk menyelesaikan pemasangan jaringan di Woolsan coorp.

“Maaf direktur, tapi apa tidak salah menugaskan Chanyeol dibagian penelitian jaringan.” Ucap sunny.

Chanyeol, lelaki disampingnya hanya terkekeh mendengar ucapan Sunny.

“Suho Hyung,,, dia juga mengerti tentang jaringan Direktur. Lagi pula, aku masih ada proyek dengan Kris.”

Sunny melemparkan senyum terimakasih pada Chanyeol.

“Suho… Lagi?” tanya direktur Nam.

Sunny meletakan foto pertama, bayangan bagaimana kegilaannya mengejar Suho dulu kadang memubuatnya malu. Bagaimana bisa seorang wanita berlaku sepertinya.

Sunny beralih pada foto kedua. Foto secangkir cappucino dengan emoticon senyum.

Sunny kembali tertawa melihat foto itu.

2

Morning Coffee’ itulah judul dari foto itu.

Hal gila, the way sunny showed her romantic side’- Kim Suho

“Ahhh,,, kenapa dia masih mengingat hal ini.. memalukan.” Teriak sunny frustasi. Dengan masih memegang foto capucino tersebut. Ingatan sunny kembali membawanya kemasa – masa memalukan menurutnya.

“ahjumma,, ” seperti biasa Sunny selalu muncul sangat pagi di kantornya. Bukan untuk langsung ke ruangannya, tapi menuju pantry.

“Sunkyu-ya… sebelah sana.” Perempuan yang dipanggil ahjumma itu seakan mengerti masuk kedatangan sunny. Dia menunjuk ke ujung meja yang disambut senyuman oleh sunny.

Sunny mengambil cup coffe itu dan mulai menuangkan cappucino andalannya, tidak lupa coklat panas dia lukiskan diatas capucino itu.

“This ahjumma,, terimakasih sudah membantuku..” sunny memeluk ahjumma itu dan berlalu pergi.

Ahjumma pantry itu menghampiri meja yang digeluti sunny tadi dan tertawa saat melihat apa yang ada diatas meja itu.

Secangkir capucino dengan emoticon smiley serta sebuah Note : ‘From Lee Sunny analyst Junior SK telecom^^’

Foto ketiga, foto sebuah pamflet konser. Yang merupakan loncatan awal kisahnya dengan Suho. Itu yang selalu dia ingat saat melihat pamflet konser ini.

“Ahh,,, Konser Sung Shikyung yang tidak akan pernah aku lupakan.” Ucap sunny.

3

Is it The begining?’ judul foto itu.

Ketika kau berfikir kau yang pertama. Tapi pada nyatanya aku lah yang pertama’- Kim Suho.

“Benar,, kau mempermainkanku. Membiarkan aku terus mengejarmu padahal faktanya kau juga menyukaiku. Huuuh.” Dengus Sunny.

Tidak pernah sunny bayangkan, orang yang hampir satu tahun ia kagumi mengajaknya menonton konser. Dengan usaha penuh sunny berusaha untuk bersikap biasa.

Riuh hall dengan teriakan penggemar tidak terasa oleh sunny. Yang ia rasakan sekarang hanya, lelaki yang ia cintai – Suho- berada disampingya, tersenyum dengannya.

“saranghae… saranghae.. saranghae..” ribuan fans berteriak saat Sung Sikyung muncul. Teriakan tidak bisa dielakan bahkan sunny pun ikut berteriak.

“Saranghae Sunny-ya..” bisik suho tepat di telingnya ditengah kebisingan. Tapi dengan yakin sunny mendengarnya.

“what??” tanya sunny dengan wajah kaget.

“i love you, lee sunkyu.” Jawab Suho dengan senyum tulus yang terlukis diwajah tampannya.

Selanjutnya yang sunny pedulikan hanya dia dan suho dan air mata yang menjadi saksi akhir perjuangan sunny.

“Jujur aku masih tekesan dengan cara kau menyatakan cinta padaku Kim Suho.” Ucap sunny sambil meletakan foto ketiga dan mentapa foto Suho disamping tempat tidurnya.

Tangan sunny beralih pada foto keempat. Foto sepasang cincin. Cincin yang sama dengan yang melekat sempurna dijarinya sekarang.

4

Forever…

stay with me…. Only Love you. Do you wanna spend your live with me?’- Kim Suho

“Yes… aku selalu bersama mu Darl~”

“Kau bisa minta bantuan Luhan atau Chen, kenapa kau malah memanggilku.” Gerutu Sunny yang saat ini berada diruangan Suho.

“Mereka sibuk sunny-ya.. makanya aku minta bantuannmu.” Jawab Suho.

Sunny mulai berkonsentrasi dengan beberapa kabel jaringan didepannya dan sesekali melirik laptop yang terletak disamping kabel – kabel itu untuk memeriksa.

“Kau hanya tinggal membenarkan kabel dibagian bawah alat ini.” Jawab sunny sambil menepuk kesal kotak berwarna hitam. “Ini hal mudah kenapa kau minta bantuanku.”

“Look…. ” suho menunjukan betapa berantakannya meja kerjanya dengan beberapa dokumen.

“Ok Ok..” sunny merendahkan posisi tubuhnya dan mencari ujung kabel putih itu. Saat tangannya menyentuh bulatan dingin.

“Apa ini.”

Sunny menarik paksa benda itu, dan yang dia lihat. Sebuah cincin perak bertuliskan ‘Stay with me’

“Would you marry me..” bisik suho sambil memeluknya dari belakang.

Sunny hanya bisa mengangguk, karena air mata mengunci mulunya.

Tanpa terasa air mata sunny mengalir seiring bergulirnya memori beberapa tahun yang lalu bersama Suho.

Ditaruhnya foto keempat beralih pada foto kelima.

5

The wedding

Foto pernikahan, foto yang sama dengan yang menggantung indah diruang tamu.

“Dan pada akhirnya kau memang miliku Kim SuHo…” ucap sunny dengan air mata dan senyum dibibirnya.

Baru sunny akan membereskan kotak itu, dia menyadari masih tersisa satu foto.

Segala perasaan tercampur dalam benak sunny saat dia melihat foto terkahir itu. Air mata kembali turun, dan dia tidak bisa menahanya lagi. Dalam heningnya ruang kamar itu, sunny sendiri mendekap tubuhnya dan larut dalam perasaanya.

‘can we?’

Judul foto bersama sebuah foto, bayi tertidur.

6

Sunny melangkahkan kakinya keluar dari rumah apartemen milikya dan Suho. Melangkah menuju lift, saat satu suara menyapanya.

where ar u goin’ Noona?.” Seorang lelaki dengan mata sayu dan piama yang masi melekat dan sekotak susu dalam pelukannya.

Lazy Boy Oh Sehun.” Jawab Sunny sambil memandang tetangganya itu .

“kkk~ hanya menikmati libur Noona, tidak setiap hari aku merasakan ini.” Jawab lelaki bernama sehun itu. “Mau pergi kemana?”

“Seperti biasa.” Jawab sunny.

is it the day?.” Tanya sehun sambil berfikir.

no…” jawab sunny sambil tertawa kecil. “Today is our anniv.

“Ahh,,, kau pergi sendirian Noona?.”

“Tentu… ini acara kami, aku pergi dulu Lazy Boy…” jawab sunny sambil melangkah pergi.

Sehun memandang Sunny yang hilang ditelan Lift, “Kau sangat beruntung Suho Hyung…”

Sunny turun dari mobil putihnya, mengedarkan pandangannya seraya menguatkan perasaannya.

Iam coming Darl…

Sunny menapaki jalan dengan rumput hijau itu. Pemandangan hijau menyambut matanya. Hembusan angin yang sejuk, suara cicitan burung dan sinar mentari menyapa Sunny yang sudah sering mengunjungi tempat ini.

Setelah berjalan cukup jauh, sunny menghentikan langkahnya saat didepannya terdapat gundukan tanah hijau dengan sebuah foto didepan gundukan itu. Potret lelaki yang sangat ia kenal dan dia sayangi . Kim joonMyun – Suho.

Sunny meletakan buket mawar merah yang dia dapatkan tadi pagi didepan kamarnya dan terduduk didepan gundukan itu. Diam membisu hanya menatap hamparan hijau itu, seakan hanya hati mereka yang saling berkomunikasi.

Happy 3rd Anniversary Darling… ” ucap sunny setelah beberapa saat terdiam.

“Seperti yang kau katakan tadi pagi, 3 tahun berlalu dnegan cepat bukan. Tapi 6 bulan terkahir ini, sangat lama bagiku. Kau tidak menemaniku, itu yang mebuat waktuku terasa belalu dengan lambat.” Lirih sunny. Matanya mulai berkaca – kaca, tapi dia berusaha untuk tidak membiarkannya mengalir.

“Ini sudah bulan ke enam, dan sampai saat ini aku masih belum tahu bagaimana kau mengirimku note dan voice mail itu, siapa orang suruhannmu…” ucap sunny dengan senyum dipaksakan.

“Sampai kapan semua itu akan terus berdatangan menemaniku? Apa kau menepati janjimu saat itu, bahwa kisah kita tidak akan berakhir sampai kapanpun. Terbukti, meski kau sudah tidak bersamaku, dengan berbagai cara kau berusaha hadir dalam hariku…”

Sunny menghentikan kalimatnya dan merasakan butiran kristal yang dia tahan mulai meluncur dipipinya.

I love you and I miss you so bad,, Kim JoonMyun…

Seakan merasakan kesedihan yang sama, angin membelai tubuh sunny yang mulai bergetar didepan rumah abadi kekasihnya .Kim JoonMyun.

Apreelkwon
2013

19 thoughts on “Never Ending Love

  1. Teteeeeeeeeeeh…
    *tereakpaketoalagi
    Huwaaaaaaaaa…
    Ini, kenapa sieh y prasaan dri tadi nta bacanya ff teteh yang bikin mata berkaca-kaca muluuuuuu…
    Huwaaaaaa… (º̩̩́Дº̩̩̀)

    Udah nyangka sieh pas d awal Sunny bangun trus dy lgsung dengerin voicemail dri ponselnya…
    Dan… Eng-Ing-Eng…
    Dugaan bahwa Suho emang bener2 udah mati ternyataa emng bener pas ci Sunny pergi ke kuburannya…
    Huhuhuhuhuhu
    T______T

    Udah bingung harus ngomong apa lagi…
    As always teteh…
    You’re DAEBAK!!!! d^^b

  2. What.the.hell.Suho.mati?????😮

    Ini kok jadi nyesekkk😥
    Suho kenapaa???😥
    Kasian Sunny :’3
    On hp, gambarnya ga nampil -,- Pen liaatttt modem kosong -,- Besok ya kak, besok aku komen disini lagi kalo liat pict nya😉

    Btw, boleh pinjem Sehun yang kucel berwajah mengantuk bin pemalas?
    Tiba-tiba aja aku dapet ide .-.v

    Aku kurang puas sebenernya, adain sequel gitu kak e.e
    Jjang~

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s