The Pain of Love

– Title : The Pain of Love
– Author : ApReeLKwon (@ApReeLKwon)
  Cast : Park ChanYeol, Byun BaekHyun, Lee Jieun/IU
– Genre : Romance
– Rating : PG-17
– Type : One Shoot
– Diclaimer : Cerita dan Plot murni milik saya. Terinspirasi dari dama reply 1997 dan MV K.Will ‘Please Dont’

____________

-12 oct 2012-

Cinta terlahir dibumi ini untuk dirasakan seluruh mahluk hidup. Dicintai dan mencitai hal yang sangat manusia nikmati. Ketika kata cinta kita deklarasikan dalam sebuah coretan, aku rasa tidak akan cukup beribu buku pun untuk menampung indahnya makna cinta dari setiap yang merasakan. Setiap manusia lahir kebumi berpasangan dan saling mencintai, apakah aku termasuk salah satu manusia itu??? Saat aku menyadari aku mulai terjerat dalam kata ‘cinta’… saat semua orang dengan mudah mengungkapkan ‘aku cinta padamu’ itu menjadi kalimat yang paling sulit untuk kuucapkan. Apa aku masih berhak merasakan cinta itu, disaat aku sendiri tidak bisa mencintai dan menerima cinta yang aku harapkan.

Masih dengan fikiran tentang arti cinta aku menyusuri jalan bersalju ini. Dinginnya udara Seoul aku harap mampu mendinginkan fikiranku yang sejak beberapa hari ini membuatku hampir gila. Aku seakan kehilangan jati diriku sendiri, aku merasa seperti asing pada diriku ini.

“Oppa,,, Chanyeol Oppa” satu suara terdengar dari belakangku, aku berbalik dan menemukan seorang perempuan dengan coat berwarna Pink yang menutupi tubuhnya. Ku sungingginkan senyum seperti yang biasa kulakukan padanya.

“Jieun-a kenapa kau disini?? Bukankah kau pergi bersama BaekHyun???” tanyaku pada perempuan bernama Jieun atau Lee Jieun ini.

“rencanya memang seperti itu, tapi Baekhyun Oppa mendapat telfon mendadak, katanya panggilan client…” jawabnya saat kami sudah mensejajarkan langkah dan jalan berdampingan.

“kau siap menikahi lelaki macam dia??” tanyaku sambil terkekeh, “kau akan sering ditinggalkan Jieun-a

gwenchana aku masih memilikimu ChanYeol-a

“Oppa,,, Oppa,,, sudah berkali aku bilang panggil aku Oppa…” ucapku sambil menjitak kepalanya. “Memang kau pikir aku tidak memiliki kehidupan pribadi?? Ckckck~ ”

“Tapi buktinya, kita sudah lama bersama Oppa,, sejak aku lahir kita sudah bersama” dia memukul pundaku sambil mendahului langkah kaki ku.

“Lalu kenapa kau memilih menikah dengan BaekHyun” Kulihat dia menghentikan langkah dan berbalik memandangku dengan wajah kaget. “Aku tidak serius Jieun-a, kau tidak usah memasang wajah seperti itu…”

“Berhenti membuat lelucon tidak lucu Park Chanyeol…”

_________

a month ago

“Chanyeol-a aku sudah yakin dengan perasaanku,,”

“Perasaan apa?? Biacara yang jelas”

“aku akan menikahi JiEun…” ucap BaekHyun mantap.

Byun BaekHyun, dia adalah sabahat ku. Sekitar dua tahun yang lalu aku bertemu dengannya, saat aku dipindah tugas ke kantor pusat. Aku dan dia memiliki banyak kesamaan, ini yang membuat aku merasa nyaman berteman dengannya. Mendengar BaekHyun mengatakan Hal tadi aku hanya bisa tersenyum.

Lee Jieun, dia adalah temanku dari kecil. Aku pernah berfikir kami dilahirkan memang untuk bersama. Bagaimana tidak, sejak Jieun lahir aku bahkan sudah berada disampingnya. Bahkan kedua orang tua kami sudah setuju bila kami mengikat satu sama lain. Tapi sekali lagi aku tegas kan aku dan Jieun memang hanya ditakdirkan untuk bersahabat tidak lebih.

Memori setahun yang lalu kembali terngiang dalam fikiranku, saat aku pertama kali mengenaklan Jieun pada BaekHyun. Aku sudah merasakan ada yang berbeda  dari cara mereka saling berpandangan. Ditambah pengakuan baekhyun yang kuat untuk menikahi Jieun, entah kenapa menimbulkan rasa penyesalan dalam benakku.

“Kau serius BaekHyun-a?? kau dan Jieun sama sama orang ygn kusayangin, aku harap kalian bisa saling menjaga…”

“Jangan khawatir Yeol-a ,, kau percaya padaku kan??? Thanx,, kau memang sahabatku…” BaekHyun meluapkan kebahagiannya, dia memeluku erat.

_____________

-2 weeks ago-

“BaekHyun Jieun??? Kau serius??” Suho Hyun menatapku seakan tidak percaya, saat aku bilang BaekHyun Jieun akan menikah.

“Hemh… besok keluarga BaekHyun akan melakukan lamaran ke rumah Jieun” ucapku sambil melahap hidangan makan malam yang tersaji dimeja. Aku dan Suho Hyung, seperti biasa kami hanya makan berdua. Sejak kedua orang tua kami bercerai, semua terasa berbeda. Ibu kami yang menikah dengan lelaki amerika memaksanya menetap disana. Dan Ayah, dia tinggal di Busan bersama keluarga barunya. Berutnung aku masih memiliki SuHo Hyung yang masih peduli padaku. Setidaknya itu sedikit mengobati perasaan yang mengganjal hatiku.

“Kau baik – baik saja yeol???”

“Eung??? Wae?? Aku baik – baik saja Hyung…” jawabku.

“Bohong. Kau berbeda beberapa hari ini, aku kira masalah pekerjaanmu, tapi sepertinya sekarang aku tahu kenapa…”

“Kau jangan berfikiran aneh Hyung,, baekHyun-Jieun??? Kau mengira aku-”

“Kau menyukai Jieun??” potong Suho Hyung sambil menatapku serius. Aku merasa nafsu makan hilang seketika. Kuletakan sendok yang sedari tadi kupegang kembali ke tempatnya. Kubenarkan posisi duduku, sampai berhadapan dengan Suho Hyung.

“Hyung.. ada sesuatu yang ingin aku bicarakan padamu..” ucapku mantap.

“ceritakan padaku..”

____________

-16 Oct 2012-

“Kau jahat Park Chanyeol….. !!!!” seperti yang terlihat, JiEun sangat marah saat aku member tahunya aku akan berangkat ke Amerika. “Pernikahan sahabatmu tinggal beberapa hari lagi, kenapa kau tidak bisa tinggal sebentar lagi” air mata mulai membasahi pipi chubby nya. AKu memang tidak tega melihat semua ini. Ku usap air mata dipipinya dan kupeluk erat, saat itu pula Jieun memeluku dan menangis. Ada rasa sakit dihatiku saat melihatnya menangis, apalagi ini karena aku.

“Mianhe, Eun-a kalau memang bisa, aku juga tidak akan pergi. Tapi ini sangat mendesak.” Bohong. Aku kembali mengucapkan kebohongan. Kepergianku ke Amerika sebenarnya tidak terlalu mendesak. Aku masih bisa pergi kesana sebulan bahkan setahun yang akan datang. Tapi menahan rasa sakit ini, sehari pun bahkan aku masih sulit untuk membayangkan bisa melawatinya.

BaekHyun menghampiri Jieun dan merangkulnya untuk menenagkan. Dan seperti dugaanku, Jieun kembali tenang dalam dekapan BaekHyun.

“kau sungguh tidak bisa tinggal beberapa hari lagi Yeol-a???

“Tidak,,” ucapku sambil menunjuk passport dan koper yang sudah kupegang. “Jaga dirimu baik baik, BaekHyun-a .. jangan kau buat Jieun menangis seperti saat bersamaku, aku yakin kalian berdua bisa bersama…” BaekHyun menyuruh  Jieun duduk, dan mengajakku sedikit menjauh darinya,.

“Jujur padaku Park ChanYeol,, sejak sebulan yang lalu saat bilang aku akan menikahi Jieun kau mulai berbeda, jujur.. apa kau mencintai Jieun” tanyanya dengan suara pelan. Aku hanya bisa tersenyum getir saat dia bertanya pertanyaan yang sama seperti yang dilontarkan suho Hyung.

Kutepuk bahunya pelan “Tentu saja tidak Byun BaekHyun… sudah kubilang aku dan Jieun sahabat, percayalah padaku.”

“Lalu kenapa kau tiba – tiba pergi ke amerika, padahal dulu kau sering menolak saat ibumu mengajak ke amerika..”

“Dulu berbeda dengan sekarang Baek-a ,,” suara pengemuman keberangkatan terdengar dari pengeras suara, aku melirik jam tangan saat menyadari waktu keberangkatanku sebentar lagi. “Baik – baiklah hubungan kalian, aku mungkin akan sering menghubungi kalian…”

“Mungkin??? Kau tidak bermaksud menghilang kan Park Chanyeol…”

“bukan begitu maksudku,, ehm… ini untukmu baekHyun-a” ucapku sambil mengeluarkan sepucuk surat “aku juga memberikan hal serupa pada Jieun,, kalian sahabatku.. terimakasih” BaekHyun menerimanya dan memeluku, aku bisa merasakan deru nafasnya yang tidak biasa. Apa dia sedih?? Entahlah..

Aku melangkah bersama Suho Hyung menuju tempat keberangkatan. Aku berharap semua perasaan yang menggangguku, mampu kutinggalkan disini.

“Tepati janjimu untuk meninggalkan kenagan masa lalu mu Yeol­-a” ucap Suho Hyung, meyakinkanku.

“tentu Hyung…”

__________

Byun BaekHyun

Gomawo, dua tahun terakhir ini kau sudah menjadi sabahat terbaiku. Kau sahabaku bukan??? Kkk~ yak kau benar kita adalah sahabat. Kau mungkin berfikir aku jahat, kenapa aku malah pergi ke amerika saat pernikahanmu tinggal menghitung hari. Kau tau Yeol-a,, aku juga sebenarnya tidak mau melakukan ini, tapi aku sudah tidak kuat.

Mungkin kau akan berfikiran, apa aku menyukai Jieun, sampai aku menghilang begini??? Sekali lagi aku tegaskan aku dan Jieun hanya sahabat.kau masih ingin tahu apa alasanku??? Itu karena aku… aku mencintamu BaekHyun-a…

Maafkan aku, atas tindakan gilaku ini. Aku sudah menceritakan semua ini pada Suho Hyung. Dia juga bilang padaku aku GILA. Untuk menghindari kegilaanku lebih jauh lagi, akan lebih baik, aku menghindarimu untuk saat ini.

Sekali lagi kau minta maaf BaekHyun-a , aku sudah melakukan tingkah bodoh ini.

Park ChanYeol

BaekHyun terpaku setelah membaca surat yang ChanYeol berikan tadi dibandara, ia sangat tidak menyangka akan terjadi seperti ini, dan ia juga tidak pernah menyangka akan terjepit dalam hal sekomplek ini.

“waeo??” tanya Jieun saat menyadari BaekHyun hanya diam menatap kertas yang terlipat itu.

“ahh tidak apa – apa sayang,,” ucapnya lembut sambil mnegusap lembut rambut Jieun.

23 thoughts on “The Pain of Love

  1. nyesek.. Nyesek.. Nyesek.. *bejek suho #eh?*

    miris amat jadi chanyeol –eh bener gak nih nulis namanya?–, well,mencintai baekhyun itu kesalahan, tapi tetep aja, chanyeol pergi juga terasa jadi sebuah kesalahan.. Kenapa gue jadi berharap byun sama chanyeol? *dibejek jieun*

    kalo aku jadi chanyeol, aku juga pasti lebih milih melarikan diri kayak gitu.. Nahan sakit hati itu bikin nyesek.. *pukpuk chanyeol*

    feel ceritanya dapet bgt onnie ya, cuma ada typo nya beberapa biji, hehe..
    Terus kalo kayak ini —apakah aku termasuk salah
    satu manusia itu???— tanda tanyanya cukup satu aja, biar lebih enak bacanya..
    Terus pas percakapan, abis tanda ” diawal, mending pake kapital..
    Ini bukan maksud menggurui ya my sarang tuins, cuma berbagi aja ^^v

    • /manggut manggut/
      berartti aku udah berhasi nih ngeeksekusi perasaan si Chanyeol???
      hehehehee
      gomawo Tuinss,,,

      nahh itu Typo susah bgt ngilanginnnyaa,,,
      /catet masukan/
      GOMAWOOOOO Tuinssssss /hug/

  2. *diem*
    *ketukinjarikemeja*
    *liriklagiffnya*
    *diemlagi*

    (۳._.)۳ (۳-_-)۳ (۳˚_˚)۳ (۳˚o˚)۳ (۳˚Д˚)۳
    MWOYAAAAAAAAA????????????
    Teteeeeeeeh…
    Ini kenapa ci abang Chanyeol jadi hombreng ginilah teteh…
    Haduuuuh…
    Menakutkaaaaaan… *peyukD.O* #nahloh?!
    ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ

    Di kira pas awalnya Chanyeol ngomong ke Jieun ‘Lalu kenapa kau menikah dengan Baekhyun?’
    Itu di pikiran langsung terlintas… ‘Oh Chanyeol suka Jieun juga tooh’

    Eeeeeh…
    Gak taunyaaaa…
    Ci teteh malah buat Chanyeol jadi… Errrrrr… Gay!!!!
    *plaaaaak!!!*
    Wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

  3. teh ._. aku diem deh /ini ceritanya lagi nyasar/ ternyata aku salah perhitungan. Oke, yeol, TERNYATA KAMUH SUKA BACON !!! ToT kenapa.. kenapa..? kenapa mereka tidak bersatu? kenapa aku seperti merasakan aura yaoi gagal di sini? kenapa..? kenapa?? 😄
    keren teteh!!!!! aduh teteh, kasian si chanyeol raheut hatena*?*
    terus berkarya teteh! semangaaaat😀

Speak Now.... ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s